| Penulis Utama | : | Aditya Saputra |
| NIM / NIP | : | I0122006 |
Infrastruktur di kawasan pesisir menghadapi ancaman degradasi akibat dinamika laut, erosi, dan risiko longsoran lereng pantai. Penggunaan wiremesh baja sebagai elemen perkuatan lereng geoteknik telah banyak diterapkan, namun material ini sangat rentan terhadap korosi elektrokimia akibat paparan air laut bermuatan ion klorida tinggi dan siklus basah-kering pasang surut. Korosi menyebabkan penurunan luas penampang efektif serta degradasi sifat mekanis material yang berpotensi mengancam kestabilan lereng pantai secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi salinitas dan siklus basah-kering terhadap laju korosi serta penurunan kuat tarik wiremesh baja, sekaligus mengevaluasi dampaknya terhadap nilai faktor keamanan (Safety Factor) stabilitas lereng melalui pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak PLAXIS 2D. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental laboratorium dan simulasi numerik berbasis metode elemen hingga. Pengujian laboratorium dilakukan terhadap lima tipe wiremesh baja (Tipe 1, 3, dan 5 berlapis galvanis Zn-Al; Tipe 2 dan 4 berlapis ganda Zn-Al dan Polimac/HDPE) melalui simulasi siklus basah-kering (3 jam basah – 2 jam kering – 17 jam basah – 2 jam kering; 4 siklus/hari) selama 20, 40, dan 60 hari pada lima variasi salinitas larutan NaCl (3%, 3,5%, 4%, 4,5%, dan 5%). Laju korosi diukur menggunakan metode kehilangan massa (weight loss method) sesuai standar ASTM G31. Uji kuat tarik dilakukan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) pada spesimen yang telah terkorosi (salinitas 3% dan 5%), di mana nilai kuat tarik hasil pengujian diintegrasikan ke dalam analisis stabilitas lereng PLAXIS 2D menggunakan metode Strength Reduction Method (SRM). Wiremesh berlapis Polimac (Tipe 2 dan Tipe 4) menunjukkan laju korosi sebesar 0,0000 mm/tahun pada seluruh kondisi pengujian akibat efektivitas lapisan HDPE sebagai penghalang fisik-kimiawi terhadap media korosif. Wiremesh tanpa pelapis Polimac mengalami peningkatan laju korosi secara progresif seiring bertambahnya durasi paparan dan kadar salinitas, di mana Tipe 1 meningkat kumulatif sebesar 184% (0,0025 sampai dengan 0,0071 mm/tahun), Tipe 3 mencapai puncak 0,0178 mm/tahun pada kondisi salinitas 5%/60 hari, serta Tipe 5 mengalami peningkatan kumulatif tertinggi sebesar 583% (0,0018 sampai dengan 0,0123 mm/tahun). Tipe 1 mencatat degradasi kuat tarik terbesar dengan rata-rata UTS 32,2 kN/m pada durasi 60 hari (−23,5% dari nilai kontrol 42,1 kN/m), sementara Tipe 2, Tipe 3, dan Tipe 4 mempertahankan retensi UTS di atas 93% pada seluruh durasi paparan. Seluruh 30 skenario pemodelan PLAXIS 2D menghasilkan nilai faktor keamanan (SF) pada rentang 1,936–1,941, melampaui batas minimum SNI 8460:2017 (SF > 1,50), yang menunjukkan bahwa degradasi kuat tarik wiremesh akibat korosi selama 60 hari belum menurunkan keamanan lereng ke bawah ambang batas kelaikan geoteknik.
| Penulis Utama | : | Aditya Saputra |
| Penulis Tambahan | : | - |
| NIM / NIP | : | I0122006 |
| Tahun | : | 2026 |
| Judul | : | PENGARUH SALINITAS DAN SIKLUS BASAH-KERING TERHADAP LAJU KOROSI DAN DEGRADASI KUAT TARIK WIREMESH |
| Edisi | : | |
| Imprint | : | Surakarta - Fak. Teknik - 2026 |
| Program Studi | : | S-1 Teknik Sipil |
| Kolasi | : | |
| Sumber | : | |
| Kata Kunci | : | wiremesh, laju korosi, salinitas, siklus basah-kering, PLAXIS 2D. |
| Jenis Dokumen | : | Skripsi |
| ISSN | : | |
| ISBN | : | |
| Link DOI / Jurnal | : | - |
| Link DOI | : | - |
| Status | : | Public |
| Pembimbing | : |
1. Prof. Dr. Ir. Niken Silmi Surjandari, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. 2. Brilian Budi Prakosa, S.T., M.Eng. |
| Penguji | : |
1. Prof. Ir. Yusep Muslih Purwana, S.T., M.T., Ph.D., IPU 2. Dr. Ir. Galuh Chrismaningwang, S.T., M.T. |
| Catatan Umum | : | |
| Fakultas | : | Fak. Teknik |
| Halaman Awal | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
|---|---|---|
| Halaman Cover | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB I | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB II | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB III | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB IV | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB V | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| BAB Tambahan | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| Daftar Pustaka | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
| Lampiran | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |