Penulis Utama | : | Firdaus Harmajati |
NIM / NIP | : | M0719045 |
Pendidikan sangatlah penting seiring dengan kemajuan teknologi yang menuntut manusia untuk memiliki pengetahuan luas dan berkualitas. Seorang yang mampu mendapatkan pekerjaan tentu biasanya dilatarbelakangi dengan pendidikan yang baik. Adapun dalam ilmu statistika faktor-faktor yang dapat mempengaruhi waktu tunggu seseorang memperoleh pekerjaan dapat dikaji menggunakan analisis survival. Analisis survival adalah metode regresi yang digunakan untuk melihat faktor-faktor yang berpengaruh pada terjadinya suatu peristiwa atau kejadian. Beberapa model survival salah satunya adalah model Cox Proportional Hazard dan model Accelerated Failure Time. Penelitian kali ini dilakukan dengan perbandingan model Cox Proportional Hazard dan model Accelerated Failure Time berdistribusi Weibull untuk mengetahui apakah kondisi atau tipe data lebih baik digunakan pada model Cox Proportional Hazard atau model Accelerated Failure Time. Hasil yang diperoleh dengan mempertimbangkan nilai Akaike’s information criterion terkecil, model Accelerated Failure Time berdistribusi Weibull lebih baik dibandingkan dengan model Cox Proportional Hazard dengan variabel yang signifikan yaitu program studi, jenis kelamin, asal daerah, waktu lulus, IPK, dan keaktifan organisasi.