Penulis Utama : Qodarul Laili
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F.3506097
Tahun : 2009
Judul : Perencanaan dan pengendalian proses pada stasiun pemurnian untuk menunjang kualitas gula PG Tasikmadu Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Prog. DIII Manajemen Pemasaran-F.3506097-2009
Subyek : PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK PG Tasikmadu merupakan perusahaan yang memproduksi gula pasir. Pada perusahaan proses produksi mempunyai peran yang penting dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya, maka diperlukan manajemen yang baik. Perusahaan yang mempunyai manajemen yang baik apabila segala kegiatannya direncanakan, diorganisasi, diarahkan, diawasi serta dikendalikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui yang perlu dilakukan pada stasiun pemurnian sebelum proses produksi, untuk mengetahui proses produksi gula, dan untuk mengetahui apa saja yang perlu dikendalikan di stasiun pemurnian dalam proses produksi untuk menjaga kulitas gula supaya tetap memenuhi standar perusahaan. Sesuai dengan masalah yang telah ada maka dilakukan analisis menggunakan diagram pareto untuk mengetahui kerusakan apa saja yang paling sering terjadi pada stasiun pemurnian, dan diagram sebab-akibat untuk mengetahui penyebab dari kerusakan. Proses produksi yang berlangsung pada PG Tasikmadu ada beberapa stasiun, yaitu stasiun pemerahan, stasiun pemurnian, stasiun penguapan, stasiun kristalisasi, stasiun puteran dan stasiun penyelesaian. Adapun hal yang perlu dilakukan proses pemurnian sebelum proses produksi adalah menyiapkan bahan baku, bahan pembantu, mesin-mesin dan tenaga kerja. Penyebab kerusakan nira pada stasiun pemurnian yaitu pada PP I, PP II dan Clarity, dari hasil analisis menggunakan diagram pareto maka dapat diambil kesimpulan bahwa Jumlah kerusakan yang paling besar adalah tidak tercapainya suhu pada PPI yaitu 2277 jam dengan presentase 65.9 %. Kemudian Untuk penyebab kerusakan terbesar kedua yaitu tidak tercapainya suhu pada PP II, Yaitu 1092 jam dengan presentase 31.61 %. Penyebab kerusakan yang ketiga yaitu kejernihan pada nira yaitu 86 jam dengan presentase 2.49 % Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan dari penelitian yang dikemukakan diatas, maka peneliti memberikan saran yang diharapkan dapat bermanfaat bagi perusahaan. Sebaiknya pengendalian pada stasiun pemurnian perlu di tingkatkan, baik pengendalian bahan baku, mesin, pengendalian proses, dan pengendalian terhadap tenaga kerja, supaya tidak menghambat kelancaran proses. Membersihkan peralatan pada stasiun pemurnian secara rutin supaya kerak nira tidak menghambat proses pemanasan pada PPI dan PPII, Sehingga pemanasan dapat tercapai. Mencatat semua ketidak sesuaian proses khususnya pada setasiun pemurnian untuk dilakukan perbaikan segera dan sebagai dasar dalam proses berikutnya. Dokomen-dokumen pada giling sebelumnya sebaiknya di simpan, sebagai dokumentasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Keyword : Perencanaan dan Pengendalian Proses
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Qodarul Laili1.pdf
Qodarul Laili2.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Harmadi, MM
Catatan Umum : 2645/2009
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis