Penulis Utama : Astri Handayani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K.5402504
Tahun : 2009
Judul : Analisis potensi sungai bawah tanah di gua seropan dan gua semuluh untuk pendataan sumberdaya air kawasan karst di kecamatan Semanu Kabupaten Gunung Kidul Propinsi Daerah Istimewa Jogyakarta tahun 2007
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Prodi. Pendidikan Geografi-K.5402504-2009
Subyek : GUA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Skripsi ini bertujuan untuk (1) Mengetahui potensi sungai bawah tanah untuk pendataan sumberdaya air di Gua Seropan dan Gua Semuluh di Kecamatan Semanu Kabupaten Gunung Kidul (2) Mengetahui kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari penduduk di Kecamatan Semanu Kabupaten Gunung Kidul (3) Melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengantisipasi kekurangan air di Kecamatan Semanu Kabupaten Gunung Kidul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sampel yang diambil berupa debit air sungai bawah tanah Gua Seropan dan Gua Semuluh, serta penduduk di Kecamatan Semanu yang menggunakan sumber air sungai bawah tanah Gua Seropan dan Gua Semuluh sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel adalah dengan purposive sampling. Sedangkan teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan data hasil observasi di lapangan, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis datanya adalah untuk mengetahui potensi sungai bawah tanah di Gua Seropan dan di Gua Semuluh dengan menghitung besarnya debit air sungai bawah tanah di Gua Seropan dan Gua Semuluh, untuk mengetahui kebutuhan air dan mengantisipasi kekurangan air dengan melakukan wawancara kepada penduduk setempat. Hasil penelitian tentang potensi sungai bawah tanah di Gua Seropan dan Gua Semuluh, kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari, serta langkah-langkah untuk mengantisipasi kekurangan air di Kecamatan Semanu Kabupaten Gunung Kidul adalah sebagai berikut : 1. Potensi sungai bawah tanah di Gua Seropan dan Gua Semuluh, yaitu : 1) Gua Seropan 1) Pemenuhan kebutuhan air bersih. Pemanfaatan oleh masyarakat dengan sistem warung air, lewat bak-bak penampung air (Hidran Umum) sebagai pusat pelayanan dan pelayanan kebutuhan air dengan sistem sambungan rumah. 2) Pemanfaatan untuk pengembangan irigasi di Kecamatan Semanu, dengan penerapan teknologi budi daya tanaman yang berbasis pada agribisnis. 3) Sisa debit yang ada setelah kedua hal tersebut terpenuhi, dibiarkan mengalir di dalam gua sebagai sungai bawah tanah. 2) Gua Semuluh Karena air yang ada di Gua Semuluh ini dominan bersifat statis atau diam, sehingga sisa air yang mengalir hanya digunakan untuk mengairi tegalan dan sawah. 2. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti MCK dan memasak, rata-rata diperlukan air sebesar + 134,4 liter/orang/hari. Jumlah tersebut masih ditambah untuk keperluan irigasi dan ternak bagi yang memiliki sawah atau tegalan dan hewan ternak. 3. Antisipasi menghadapi kekurangan air, bagi masyarakat Gunung Kidul, khususnya Kecamatan Semanu dengan memanfaatkan sumberdaya air yang ada, yaitu : a. Sungai Bawah Tanah b. Sungai Permukaan c. PAH (Penampungan Air Hujan) d. Sumur Gali e. Sumur Bor Selain itu, sebagian penduduk yang tingkat ekonominya menengah ke atas sudah lebih meningkat dengan menggunakan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Astri Handayani.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Partoso Hadi, M. Si
2. Danang Endarto, S. T, M. Si
Catatan Umum : 2765/2009
Fakultas : Fak. KIP