Kesuburan tanah merupakan aspek penting dalam budidaya
padi sawah karena mampu mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman.
Kesuburan tanah sawah pada setiap lahan berbeda, tergantung dari jenis tanah
maupun pengelolaannya.
Pengelolaan lahan padi sawah dapat dibedakan atas
pengelolaan secara organik, semi organik, dan konvensional. Pengelolaan
tersebut dibedakan berdasarkan input yang diberikan dalam budidaya padi sawah.
Evaluasi kesuburan tanah perlu dilakukan sebagai acuan dalam melakukan
pengelolaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
sistem pengelolaan lahan padi sawah terhadap Indeks kesuburan tanah (IKT),
faktor penentu IKT, serta rekomendasi dalam meningkatkan kesuburan tanah sawah
tersebut. Pengambilan sampel tanah dilakukan di sawah organik, semi organik,
dan konvensional di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
eksploratif dengan pendekatan survei, dan didukung oleh analisis di
laboratorium. Penelitian ini menggunakan sumber keragaman 2 kelas kemiringan
lereng (8-15?n15-25%) dan 3 sistem pengelolaan lahan padi sawah (organik, semi
organik, dan konvensional) dengan 4 ulangan, sehingga terdapat 24 titik
pengambilan sampel. Parameter yang diamati meliputi pH aktual, C organik, N
total, P tersedia, K tersedia, KB, KTK, Kejenuhan Al, dan tekstur tanah.
Analisis data yang digunakan yaitu Pearson Correlation dan Principal Component
Analysis (PCA) untuk menentukan Minimum Soil Fertility Indicator (MSFI),
kemudian dilanjutkan dengan skoring MSFI, serta dilakukan analisis korelasi
untuk mengetahui faktor penentu IKT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan
sistem pengelolaan lahan padi sawah berpengaruh terhadap IKT. Nilai tertinggi
ke rendah berturut-turut yaitu pengelolaan secara organik, semi organik, dan
konvensional. Faktor penentu IKT yaitu pH, C organik, P tersedia, K tersedia, KTK,
Tekstur, dan Kejenuhan Al. Rekomendasi untuk meningkatkan kesuburan tanah yaitu
dengan pemberian pupuk organik maupun anorganik sesuai dengan dosis anjuran,
serta pengembalian sisa panen.