Penulis Utama : Adinda Putri Febrina Sari
NIM / NIP : M0619001
×

Tanaman meniran, kunyit, temulawak, dan pegagan mengandung berbagai senyawa bermanfaat sebagai antioksidan dan imunostimulan. Kombinasi herbal ini telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan dan imunostimulan yang optimal dan bekerja secara sinergis secara in-vitro maupun in-vivo. Kelarutan dan stabilitas dari senyawa dalam beberapa tanaman ini menjadi permasalahan dalam menurunkan bioavailabilitas. Formulasi nanoteknologi diaplikasikan untuk mengatasi permasalahan tersebut, terutama nanoemulsi berbasis self-nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formula optimum nanoemulsi dari kombinasi ekstrak poliherbal terhadap bioavailabilitas oral poliherbal.

Formula optimum SNEDDS poliherbal dikarakterisasi ukuran partikel, potensial zeta, dan morfologi. Studi farmakokinetik menggunakan 2 kelompok hewan uji yaitu ekstrak dan nanoemulsi. Kuantifikasi didasarkan atas senyawa marker yaitu filantin dan kurkumin menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi dengan panjang gelombang 208 nm, fase gerak asetonitril : metanol : asam format (40 : 30 : 30%), fase diam C18, laju alir 1 mL/menit. Parameter farmakokinetik dihitung menggunakan bantuan perangkat lunak PK solver. Formula optimum yang diperoleh memiliki ukuran partikel 201,6±10,09 nm dengan nilai indeks polidispersitas 0,40±0,06 serta potensial zeta -29,84±1,60 mV. Hasil morfologi mengkonfirmasi bahwa nanoemulsi poliherbal memiliki ukuran skala nano.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa area under curve (AUC0-t) dan kadar puncak (Cmaks) senyawa kurkumin dan filantin meningkat pada formulasi SNEDDS serta penurunan waktu yang diperlukan senyawa obat untuk mencapai kadar puncak (Tmaks)  Bioavailabilitas oral kurkumin dan filantin meningkat sekitar 1,5 kali lipat. Peningkatan AUC0-24 kurkumin sebesar 1,59 kali lipat, sedangkan filantin sebesar 1,35 kali lipat. Peningkatan nilai Cmaks kurkumin sebesar 1,35 kali lipat dan filantin sebesar 1,42 kali lipat, serta penundaan nilai Tmaks hingga 1,53 jam dibandingkan dengan ekstrak konvensional.

×
Penulis Utama : Adinda Putri Febrina Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0619001
Tahun : 2023
Judul : Kajian Farmakokinetika Formula Optimum Nanoemulsi dari Kombinasi Ekstrak Poliherbal
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. MIPA - 2023
Program Studi : S-1 Farmasi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : ekstrak poliherbal, nanoemulsi, SNEDDS, farmakokinetika, bioavailabilitas
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. apt. Ahmad Ainurofiq, S.Si., M.Si.
2. apt. Syaiful Choiri, S.Farm., M.Pharm.Sci.
Penguji : 1. Dr. apt. Nestri Handayani, S.Si., M.Si.
2. apt. Tiara Dewi Salindri Pratama, S.Farm., M.Clin.Pharm.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.