×
P2L mulai dilaksanakan KWT Kahuripan Sejahtera pada tahun 2021. Pentingnya dilakukan penelitian ini dikarenakan dalam satu tahun terakhir terdapat permasalahan dalam pelaksanaan P2L yaitu menurunnya antusias dan partisipasi anggota dalam setiap kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dinamika kelompok, menganalisis tingkat partisipasi KWT dalam P2L, serta menganalisis hubungan dinamika kelompok dengan tingkat partisipasi KWT dalam P2L. Metode dasar penelitian adalah kuantitatif dengan teknik survey. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di Desa Mojosongo, Jebres, Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (sensus) dengan jumlah responden 30 orang. Analisis data menggunakan analisis korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dinamika kelompok dalam kategori dinamis dengan rincian: tujuan kelompok, struktur kelompok, fungsi tugas, kekompakan kelompok, suasana kelompok, keefektifan kelompok berada dalam kategori tinggi; sedangkan pembinaan dan pemeliharaan kelompok, tekanan kelompok, agenda terselubung berada dalam kategori rendah. Tingkat partisipasi KWT pada P2L dalam kategori rendah dengan rincian: partisipasi pada tahap perencanaan serta tahap pemantauan dan evaluasi dalam kategori rendah; sedangkan tahap pelaksanaan serta tahap pemanfaatan hasil dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis korelasi Rank Spearman pada tingkat signifikasi 95% (α = 0,05) terdapat hubungan yang signifikan antara tujuan kelompok, fungsi tugas, pembinaan dan pemeliharaan kelompok, kekompakan kelompok, suasana kelompok, dan keefektifan kelompok dengan tingkat partisipasi KWT dalam program P2L. Pada tingkat signifikasi 99% (α = 0,01) terdapat hubungan yang sangat signifikan antara struktur kelompok dan dinamika kelompok dengan tingkat partisipasi KWT dalam program P2L. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tekanan kelompok dan agenda terselubung dengan tingkat partisipasi KWT dalam P2L.