Penulis Utama : Maria Paskanita Widjanarti
NIM / NIP : T732002003
× <p>Tanaman padi sebagai makanan pokok di Indonesia menghasilkan produk samping jerami padi mencapai 5 ton bahan kering per hektar 1 kali panen. Jerami padi dapat dimanfaatkan sebagai bioetanol, mulsa jerami, media tumbuh budidaya jamur, pakan ternak, pupuk kompos dan pupuk organik, kertas, bioplastik, energi terbarukan dan komposit. Pemanfaatan jerami padi masih belum merata, karena masih ditemukan tata kelola limbah jerami padi berupa pembakaran dan penumpukan. Pembakaran jerami padi menimbulkan pencemaran udara berupa materi partikulat, dioxin, furan. Penumpukan jerami padi dapat menimbulkan pencemaran tanah dan air melalui limbah air lindi yang memasuki perairan. Pencemaran udara, pencemaran tanah dan pencemaran perairan dapat menimbulkan dampak kesehatan lingkungan dan kesehatan manusia. Dampak kesehatan lingkungan berupa tingginya Indeks Kualitas Udara, Indeks Kualitas Tanah dan Index Kualitas Air dan menimbulkan dampak kesehatan pada tumbuhan, hewan atau manusia.<br>Eceng gondok dengan kecepatan tumbuh yang tinggi dianggap  gulma dan merusak ekosistem perairan. Pengelolaan dan pemanfaatan eceng gondok diupayakan sebagai bentuk tata kelola lingkungan. Pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan baku campuran industri papan serat, bioethanol, briket biomassa, penyerap polutan logam berat dan material komposit akustik diharapkan mengurangi dampak negatif eceng gondok. Pemanfaatan jerami padi menjadi Kandungan selulosa serat jerami padi yang tinggi dikembangkan sebagai material komposit akustik untuk menyerap kebisingan yang ramah lingkungan. Pemanfaatan jerami dan eceng gondok merupakan asas lingkungan yang kedua yang berkaitan dengan hukum Termodinamika II, dimana proses transformasi energi tidak pernah terjadi secara spontan dan proses transformasi energi tidak pernah berlangsung dengan efisien 100%. Asas Manfaat dimana segala usaha kegiatan pembangunan dilaksanakan disesuaikan denga potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup. Jerami padi sebagai hasil samping usaha manusia, masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi bahan yang lebih produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. <br>Kebisingan Lingkungan harus dikendalikan karena menimbulkan dampak kesehatan auditory maupun non auditory. Efek auditory berupa penurunan pendengaran. Efek non auditory seperti ketidaknyamanan, penyakit kardiovaskuler, penurunan  performa kognitif, gangguan tidur, naiknya tekanan darah, gula darah dan kortisol darah, stres kerja, menyebabkan kelelahan emosional (burnout exhaustion) dan sinisme sebagai determinan sindrom burnout. Paparan kebisingan dari sektor industri tekstil diatas  nilai ambang batas 85 dB memberikan efek stres psikologik klinik sebesar 22%. Burnout dipercayai sebagai coping yang tidak efektif selama mengalami stres.<br>Tujuan penelitian ini pemanfaatan limbah jerami padi dan limbah eceng gondok menjadi sebuah prototipe komposit akustik dengan filler serat jerami padi, filler serat eceng gondok, dengan gipsum sebagai matriks material komposit akustik. Material komposit akustik yang menghasilkan koefisien serap bunyi (SAC) dan koefisien reduksi bising (NRC) yang tertinggi akan diaplikasikan pada industri tekstil. Aplikasi material komposit akustik ini merupakan rekayasa teknik pada kebisingan di ruang industri, dan sebagai upaya penanganan dampak stres dan sindrom burnout pekerja yang terpapar kebisingan.<br>Desain penelitian laboratorium menggunakan Eksperimental Murni (True Experimental) dan uji kelayakan di lapangan menggunakan eksperimental kuasi (quasy eksperimental) dengan desain Pretest Postest non equivalent control group design. Penelitian laboratorium membandingkan komposisi 10?n 30% serat jerami padi – gipsum, komposisi 10%, dan 30% serat eceng gondok-gipsum, serta penambahan 1 perforasi dan 4 perforasi pada masing masing komposit. Tabung impedansi dipakai untuk  pengujian koefisien serap bunyi material komposit akustik di laboratorium akustik. Uji kelayakan di industri tekstil menggunakan peralatan sound level meter untuk pengukuran bising, Mi Band Smartwatch untuk pengukuran stres biologis, kuesioner DASS 42 untuk pengukuran stres psikologis dan kuesioner The Maslach – Trisni Burnout Inventory (M-TBI) untuk pengukuran sindrom burnout.<br> Hasil uji laboratorium akustik berupa komposit jerami padi-gipsum yang menghasilkan koefisien serap bunyi (SAC) mencapai maksimal (α) 1 pada campuran serat 30% jerami padi -gipsum dengan 4 perforasi pada frekuensi 1500 Hz dan campuran serat 30% jerami padi-gipsum dengan 1 perforasi pada frekuensi 1700 Hz. Komposit eceng gondok-gipsum menghasilkan koefisien serap bunyi (SAC) tertinggi mencapai (α) 0,97 pada campuran serat 30?eng gondok -gipsum dengan 4 perforasi pada frekuensi 1000 Hz. Koefisien reduksi bising  (NRC) tertinggi sebesar 0,5 dihasilkan oleh komposisi 30% jerami padi -gipsum – 4 perforasi. Komposisi 30% jerami padi -gipsum dibuat dengan skala besar dan diaplikasikan pada industri tekstil PT KHS. Hasil riset sebelumnya menunjukkan kebisingan diatas nilai ambang batas 85 dB memberikan pengaruh kepada stres biologis dan burnout kelalahan emosional (exhaustion). Intervensi 8 bidang prototipe komposit penyerap bunyi jerami-gipsum berukuran 2400 cm x 1200 cm x 2 cm pada satu sisi ruangan produksi memberikan pengaruh penurunan kebisingan sebesar 5,9 dB pada ruang eksperimen industri dan memberikan pengaruh penurunan stres biologis pekerja namun tidak memberikan pengaruh pada burnout.<br>Kebaruan penelitian ini adalah Prototipe komposit akustik penyerap bunyi jerami padi 30% – gipsum 70% - perforasi 4 memiliki Koefisien Serap Bunyi mencapai (α) 1 pada frekuensi 1500 Hz, dapat menurunkan kebisingan  dengan koefisien reduksi suara (NRC) 0.50 dan dapat menurunkan intensitas kebisingan sebesar 5,9 dB.  Rerata stres indikator biologis yang dialami pekerja adalah stres tingkat sedang. Intervensi komposit penyerap bunyi jerami padi gipsum mampu menurunkan tingkat stres menjadi stres tingkat rendah. Komposit akustik jerami padi -gipsum untuk penanganan kebisingan dan stres sebagai novelty peneliti, dapat direkomendasikan untuk diterapkan di industri. Keterbatasan penelitian belum melakukan uji bakar dan uji mekanis terhadap komposit jerami padi-gipsum dan belum melakukan uji luas ke pabrik tekstil lainnya, sehingga hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan oleh peneliti selanjutnya.</p>
×
Penulis Utama : Maria Paskanita Widjanarti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T732002003
Tahun : 2023
Judul : PROTOTIPE DESAIN KOMPOSIT PENYERAP BUNYI BERBAHAN LIMBAH UNTUK PENANGANAN KEBISINGAN, STRES DAN SINDROM BURNOUT PEKERJA INDUSTRI TEKSTIL
Edisi :
Imprint : Surakarta - Sekolah Pascasarjana - 2023
Program Studi : S-3 Ilmu Lingkungan/Kesehatan Lingkungan
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Komposit Penyerap bunyi, jerami padi, stres, burnout
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://www.civilejournal.org/index.php/cej/article/view/4097
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Ari Natalia Probandari, dr., MPH. PH.D NIP 197512212005012001
2. Prof Dr Sunarto, M.S
3. Dr. Sumardiyono, SKM, M.Kes
Penguji : 1. dr. Onny Setiani Ph.D
2. Dr. Isna Qadrijati, dr., M.Kes
3. Prof. Dr. Yulia Lanti Retno Dewi, dr.,M.Si
Catatan Umum : DOI: 10.28991/CEJ-2023-09-06-02
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.