Penulis Utama : Hasna Syahida
NIM / NIP : M0619029
×

Kanker leher rahim atau lebih sering disebut dengan kanker serviks merupakan penyakit yang dapat diidentifikasi dengan adanya pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dan penyebaran sel yang abnormal pada jaringan epitel serviks. Salah satu terapi yang dapat digunakan untuk pengobatan kanker serviks yaitu kemoterapi. Kemoterapi menjadi pilihan yang efektif dalam mengobati kanker serviks namun dalam penggunaan obat kemoterapi dapat menyebabkan reaksi yang tidak diinginkan ataupun reaksi yang tidak dapat diprediksi yang disebut dengan Adverse Drug Reactions (ADR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ADR yang terjadi dan tingkat keparahannya pada pasien kemoterapi kanker serviks di RSUD Dr. Moewardi.

Metode yang digunakan adalah metode observasional non eksperimental dengan rancangan cross sectional dan pengambilan data dengan cara retrospektif melalui penelusuran rekam medis. Pengambilan sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling dari seluruh pasien kemoterapi kanker serviks dengan rentang waktu Januari 2019 – Desember 2022. Kriteria dalam penelitian ini adalah pasien yang terdiagnosa kanker serviks dan pasien yang menjalani kemoterapi kanker serviks di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Analisis ADR berdasarkan Drug Information Handbook (DIH). Data selanjutnya dianalisis menggunakan Algoritma Naranjo dan Common Terminology Criteria for Adverse Events (CTCAE) versi 5.0 untuk mengetahui jenis ADR dan tingkat keparahannya.

Dari 96 pasien yang diamati, terdapat beberapa ADR yang memiliki tingkat kejadian tertinggi yaitu mual sebanyak 85 pasien (88,54%), anemia sebanyak 75 pasien (78,12%), muntah sebanyak 44 pasien (45,83%) dan alopecia sebanyak 31 pasien (32,29%). Tingkat keparahan ADR menunjukkan dari yang terendah yaitu tingkat keparahan 1 (ringan) yaitu mual sebanyak 60 pasien (62,5%), tingkat keparahan 2 (sedang) tertinggi yaitu anemia sebanyak 26 pasien 27,08%) dan tingkat keparahan 3 (berat) yaitu nyeri sebanyak 10 pasien (10,41%). Pada tingkat keparahan 4 dan 5, tidak ada satupun pasien yang mengalami hal tersebut.

×
Penulis Utama : Hasna Syahida
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0619029
Tahun : 2024
Judul : Identifikasi Adverse Drug Reaction (ADR) Pada Pasien Kemoterapi Kanker Serviks di RSUD Dr. Moewardi Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. MIPA - 2024
Program Studi : S-1 Farmasi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Adverse Drug Reaction, kanker serviks, kemoterapi, tingkat keparahan
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. apt. Rasmaya Niruri, S.Si., M.Farm.Klin.
2. apt. Tiara Dewi Salindri P, S.Farm.,M.Clin.Pharm.
Penguji : 1. apt. Vinci Mizranita, S.Farm., M.Pharm., Ph.D.
2. apt. Inayatush Sholihah, S.Farm., M.Clin.Pharm
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.