Penulis Utama : Ajeng Larasati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0005045
Tahun : 2009
Judul : Pengaruh kortikosteroid dosis rendah terhadap hitung limfosit darah tepi mencit balb/c model sepsis paparan lipopolisakarida
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Kedokteran - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Kedokteran -G.0005045-2009
Subyek : KORTIKOSTEROID DOSIS RENDAH, LIMFOSIT, SEPSIS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Kematian pada sepsis terutama disebabkan apoptosis limfosit. Kortikosteroid memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan sistem imun, karena memberikan efek terhadap sel darah putih, sitokin dan produksi Nitrit Oksida. Tetapi sampai saat ini penggunaan kortikasteroid dosis rendah untuk terapi sepsis masih dalam perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kortikosteroid dosis rendah terhadap hitung limfosit darah tepi pada sepsis. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental labotorik dengan post test only control group design. Menggunakan mencit Balb/C jantan dibagi dalam kelompok kontrol (K), kelompok sepsis (NSt), kelompok sepsis dengan pemberian kortikostreroid dosis rendah (St). Hewan model sepsis LPS 0,1 mg/mencit intraperitoneal. Pada hari ke-1,3,5 dan 7 diambil darahnya melalui ekor mencit untuk dibuat hapusan darah menggunakan pewarna Giemsa dan dilakukan hitung limfosit darah tepi dengan perbesaran 10 x 40. Data dianalisis secara statistik dengan One Way ANOVA dan dilanjutkan Post Hoc Test dengan metode Least Significant Difference/Fisher (LSD) menggunakan program SPSS for Windows Release 13. Nilai kemaknaan yang dipakai adalah p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hitung limfosit untuk hari ke-1 adalah K 3,2 ± 1,518 sel/ lapang pandang; NSt 1,53 ± 0,915 sel/lapang pandang; St 2,53 ± 1,060 sel/lapang pandang. Pada hari ke-3 didapatkan rata-rata K 3,2 ± 1,518 sel/lapang pandang; NSt 1,9 ± 0,968 sel/lapang pandang; St 5,4 ± 3,56 sel/lapang pandang. Pada hari ke-5 didapatkan rata-rata K 3,2 ± 1,518 sel/lapang pandang; NSt 2,4 ± 1,041 sel/lapang pandang; St 7,4 ± 3,488 sel/lapang pandang. Pada hari ke-7 didapatka rata-rata K3,2 ± 1,518 sel/lapang pandang; NSt 1,9 ± 1,029 sel/lapang pandang; St 3,27 ± 1,507 sel/lapang pandang. Terdapat perbedaan yang signifikan pada seluruh kelompok perlakuan. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa kortikosteroid dosis rendah terbukti mampu meningkatkan jumlah limfosit darah tepi pada sepsis tahap awal mencit Balb/C model sepsis paparan LPS. Kata kunci : kortikosteroid dosis rendah, limfosit, sepsis
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Microsoft Word - COVER.pdf
Microsoft Word - abstrak, dftr isi.pdf
Microsoft Word - BAB I-4.revisi.pdf
Microsoft Word - Lampiran.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Sri Hartati, Dra., Apt., SU
2. Martini, Dra., MSi.
Catatan Umum : 22/2010
Fakultas : Fak. Kedokteran