Penulis Utama : Wahyu Mardani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Analisis efisiensi ekonomi dan rasionalitas ekonomi usaha susu sapi perah di Kabupaten Boyolali
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0101085-2005
Subyek : EKONOMI-PENELITIAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan penelitian ini yaitu; pertama untuk mengetahui pengaruh faktor produksi rumput, ketela pohon, dan tenaga kerja serta umur ternak laktasi dan pengalaman berusaha terhadap tingkat keuntungan usaha; kedua untuk mengetahui perbedaan efisiensi ekonomi relatif usaha susu sapi perah yang dibedakan berdasarkan kelompok usaha dan jenis usaha; ketiga untuk mengetahui efisiensi ekonomis usaha susu sapi perah; keempat untuk mengetahui seberapa dekat perilaku peternak sapi telah mencapai kondisi maksimalisasi keuntungan.

Penelitian ini merupakan hasil penelitian survei pada usaha susu sapi perah di Kabupaten Boyolali yang dilaksanakan pada bulan April 2005. Sampel diambil dari peternak sapi perah, dengan ditetapkan 7 kecamatan sebagai daerah penelitian dan jumlah peternak sampel sebesar 100 orang peternak. Pemilihan daerah dilakukan dengan metode “Purposive Sampling”, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan metode “Proportional Sampling”. Data yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk cross-section.

Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi terhadap model UOP-CDPF dengan memasukkan variabel dummy untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap tingkat keuntungan yang diterima dan pengujian efisiensi ekonomi relatif. Efisiensi ekonomi penggunaan faktor produksi dilakukan dengan analisa produksi. Uji Rasionalitas Ekonomi dilakukan dengan menggunakan pendugaan regresi diagonal model error -in-variable sistem persamaan kondisi maksimalisasi fungsi produksi Cobb-Douglas;.

Hasil analisis menunjukkan bahwa; pertama, biaya rumput dan pengalaman berusaha secara individual berpengaruh signifikan terhadap keuntungan pada tingkat 5%, biaya ketela pohon, biaya tenaga kerja, biaya katul dan umur ternak laktasi secara individual tidak berpengaruh signifikan pada tingkat 5%. Secara bersama-sama variabel-variabel independen secara bersama-sama nyata berpengaruh terhadap variabel dependen. Kedua, Hasil pengujian efisiensi ekonomi relatif menunjukkan nilai probabilitas koefisien D1(kelompok usaha) dan D2(jenis usaha) secara statistik tidak signifikan pada tingkat 5%. Ketiga, Nilai MPP semua input produksi tidak sama dengan rasio harga faktor produksi dan harga output. Keempat, Nilai indeks Rasionalitas ekonomi (P) usaha susu sapi perah sebesar 0,3026.

Dari hasil yang didapat dapat ditarik kesimpulan bahwa: tidak semua biaya faktor produksi berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap keuntungan, tetapi secara bersama-sama nyata berpengaruh tehadap keuntungan; tidak ada perbedaan efisiensi antar kelompok usaha besar dan kecil, serta antara jenis usaha pokok dan sampingan; penggunaan input dalam produksi susu sapi perah secara keseluruhan belum memenuhi syarat efisiensi ekonomis; usaha susu sapi perah belum dapat dikatakan efisien dalam efisien harga, sehingga usaha ini belum mencapai kondisi maksimalisasi keuntungan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti menyarankan agar penggunaan faktor produksi rumut, ketela pohon, dan tenaga kerja ditambah dan mengurangi penggunaan katul agar tercapai produksi yang optimal. Selain itu diperlukan juga penyuluhan mengenai cara beternak dan penggunaan teknologi yang lebih baik agar peternak dapat meningkatkan produktivitas sehingga bisa mencapai kondisi maksimalisasi keuntungan.

File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis