Penulis Utama : Fatimah Mayasyari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0006077
Tahun : 2009
Judul : Daya proteksi minyak atsiri daun zodia (evodia suaveolens) sebagai repelen terhadap nyamuk aedes aegypti
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran-G0006077-2009
Subyek : MINYAK ATSIRI DAUN ZODIA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Abstrak : Tujuan Penelitian: Penyakit Demam Berdarah Dengue disebabkan oleh virus dengue. Berdasarkan jumlah kasus DBD, Indonesia menempati urutan kedua setelah Thailand. Vektor utama DBD adalah nyamuk Aedes aegypti. Cara menghindari nyamuk yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan pemakaian repelen alami. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa minyak atsiri daun zodia dapat digunakan sebagai repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan subjek penelitian nyamuk Aedes aegypti. Pemilihan subjek menggunakan random sampling. Subjek dikelompokkan menjadi 5 kelompok perlakuan yang berbeda yaitu DEET, minyak atsiri daun zodia konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Hasil yang didapat kemudian dihitung dengan uji Friedman dilanjutkan dengan Uji Wilcoxon dengan α= 5%. Hasil Penelitian: Hasil uji Friedman didapatkan nilai p<0,05 yang berarti terdapat perbedaan daya proteksi repelen yang signifikan antarkelompok perlakuan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan daya proteksi yang signifikan antara DEET dengan minyak atsiri daun zodia pada setiap konsentrasi. Perbedaan yang tidak signifikan (p>0,05) terdapat pada perbandingan antara minyak atsiri daun zodia 50% dengan 75% serta antara 75% dan 100%. Minyak atsiri daun zodia 25% menunjukkan perbedaan daya proteksi yang signifikan dengan konsentrasi 75% dan 100%. Minyak atsiri daun zodia 50% menunjukkan perbedaan daya proteksi yang signifikan dengan konsentrasi 75% dan 100% (p<0,05). Daya proteksi minyak atsiri daun zodia tertinggi pada penelitian ini adalah pada konsentrasi 100% dimana pada jam ke-0 hingga jam ke-1 di atas 80% kemudian turun hingga jam ke-6 daya proteksinya di atas 70%. Minyak atsiri daun zodia konsentrasi 100% pada jam ke-6 daya proteksinya lebih tinggi dari Soffel yang mengandung DEET 13% dengan selisih daya proteksi 0,72%. Simpulan Penelitian: Minyak atsiri daun zodia (Evodia suaveolens) menurut standart Komisi Pestisida Departemen Pertanian belum efektif apabila digunakan sebagai repelen terhadap nyamuk Aedes aegypti. Penelitian lebih lanjut dengan menggunakan pelarut yang berbeda diharapkan dapat menambah daya proteksinya secara signifikan. Abstract : Objective: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is caused by dengue virus. Based on the total cases of DHF, Indonesia is the second rank after Thailand. Aedes aegypti is the primary vector of DHF. There are many ways to avoid mosquitoes; one of them is using natural repellent. This purpose of research is to know the protection effect of zodia leaves essential oil as a repellent towards Aedes aegypti. Methods: This was a laboratory experimental research, using Aedes aegypti as the subject chosen by random sampling. Subjects grouped into 5 different groups: DEET, zodia leaves essential oil 25%, 50%, 75%, and 100%. The result would be analyzed by Friedman test and continued by Wilcoxon test. Results: Friedman test showed a significant difference of repellent’s protection effect between the treatment groups (p<0,05) there was a significant difference of repellent’s protection effect in every treatment time. Wilcoxon test with α=0,05 showed that there was a significant difference between DEET and zodia leaves essential oil in every concentration. Insignificant differences (p>0,05) were found in comparison between zodia leaves essential oil 50% and 75%, the next were between 75% and 100%. Zodia leaves essential oil 25% showed a significant difference of protection effect compared to 75% and 100%. Zodia leaves essential oil 50% showed a significant difference of protection effect compared to 75% and 100%. (p<0,05). The 100% concentration of zodia leaves essential oil have the highest protection effects over than 80% in 0th to 1st hour, then till 6th hour the protection effects decrease to over than 70%. The protection effect of 100% concentration was higher than Soffel in 6th hour. Conclusion: We conclude that zodia leaves essential oil has not effective as repellent towards Aedes aegypti due to the standard of Pesticide Committee of Agricultural Department. It is important to continue this research using another dissolver hoped it can increase the protection effects significantly.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Sutarmiadji Djumargo P., Drs., M.Kes
2. Sutartinah Sri Handayani, Dra.
Catatan Umum : 305/2010
Fakultas : Fak. Kedokteran