Penulis Utama : Endari Wardyawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Sistem penerimaan kas dari sektor pajak daerah tingkat II pada dinas pendapatan daerah kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F3302035-2005
Subyek : PAJAK DAERAH
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian yang dilakukan dalam rangka penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui tata cara Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Surakarta dalam menerapkan sistem dan prosedur aktivitas penerimaan kas dari sektor pajak daerah tingkat II. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, penulis mengumpulkan data berupa dokumen dan arsip yang berkaitan dengan aktivitas penerimaan kas di Dispenda. Penulis juga melakukan observasi di Cabang Dinas I Banjarsari dan Kantor Pusat Dispenda Kota Surakarta, selain itu penulis juga melakukan wawancara dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan obyek penelitian dan selalu mencari literatur lain seperti surat kabar yang memuat perkembangan pajak daerah tingkat II di Kota Surakarta.

vii

Berdasarkan data-data penelitian yang diperoleh penulis, maka penulis mengetahui pelaksanaan aktivitas penerimaan kas dari sektor pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan rutin, pajak reklame tahunan, pajak penerangan jalan, dan pajak parkir yang ternyata terdapat beberapa kelemahan dan permasalahan. Penulis melakukan evaluasi terhadap kelemahan dan permasalahan tersebut melalui tahap analisis. Dalam tahap analisis, penulis menganalisis sistem penerimaan kas dari sektor pajak daerah tingkat II pada Dispenda Kota Surakarta, sehingga diketahui bahwa terdapat kelemahan-kelemahan, antara lain: struktur organisasi yang belum sepenuhnya mencerminkan seluruh fungsi atau bagian seperti: Bagian Koordinator Pajak yang belum dicantumkan dalam struktur organisasi Dispenda Kota Surakarta dan belum diuraikan deskripsi jabatannya.   Padahal   Bagian Koordinator Pajak merupakan bagian pokok yang terlibat langsung dalam aktivitas penerimaan kas dari sektor pajak daerah tingkat II pada Dispenda Kota Surakarta. Fungsi Operasi yang melakukan penerimaan dan penyetoran kas dengan Fungsi Akuntansi dirangkap oleh 1 (satu) bagian yaitu Bagian Kassa (BKP), padahal di Dispenda Kota Surakarta sudah dibentuk Sub Din Pembukuan, khususnya Seksi Pembukuan Penerimaan yang dalam deskripsi jabatannya mempunyai tugas mencatat segala penerimaan dan penyetoran pajak. Walaupun sistem komputer sudah on-line antara komputer Bagian Kassa (BKP) dengan Sub Din Pembukuan (Seksi Pembukuan Penerimaan), sebaiknya Seksi Pembukuan Penerimaan yang membukukan transaksi penerimaan dan penyetoran secara manual ke buku kas umum dan buku pembantu kas, sehingga ada kroscek antara Bagian Kassa (BKP) dengan Seksi Pembukuan Penerimaan dan tercipta ketelitian data akuntansi. Dalam pencatatan transaksi penerimaan pajak ke dalam catatan akuntansi buku kas umum dan buku pembantu kas yang dilakukan Bagian Kassa (BKP) belum sesuai siklus akuntansi pokok Kepmendagri 29/2002 yang menyebutkan adanya pembuatan jurnal penerimaan kas untuk mencatat transaksi penerimaan kas dari sektor pajak daerah tingkat II setiap harinya baru dibuat buku kas umum dan buku pembantu kas setiap bulannya. Untuk mengatasi kelemahan tersebut, penulis mengusulkan Seksi Pembukuan Penerimaan yang membuat secara manual jurnal khusus penerimaan kas untuk mencatat transaksi penerimaan pajak setiap hari dan membuat buku kas umum dan buku pembantu kas setiap bulannya dengan selalu mencocokkan dengan dokumen-dokumen pembayaran pajak yang diterimanya dan komputer yang on-line dengan Bagian Kassa (Fungsi BKP). Ada kemungkinan (peluang) terjadinya kecurangan yaitu berupa uang pajak yang tidak disetorkan dan lapping yang dilakukan oleh petugas penagihan, Bagian Kassa (PPK) di Cabang Dinas pada sistem penerimaan kas dari sektor pajak hotel, restoran, dan hiburan rutin yang ditagih maupun yang wajib pajaknya menghitung dan menyetorkan sendiri pajaknya ke Cabang Dinas, maupun oleh DLLAJ pada sistem penerimaan kas dari sektor pajak parkir, maka sebaiknya dokumen pembayaran pajak seperti: SSPD DPD II-20, SP/SM DPD II-09, maupun tanda bukti penerimaan ada yang diarsip yang dapat disimpan oleh bagian-bagian tersebut. Tidak semua SSPD DPD II-20,  SP/SM DPD   II-09, dan tanda bukti penerimaan disetorkan beserta uang hasil pemungutan pajak, sehingga ada bukti berupa dokumen tersebut yang menunjukkan bahwa petugas penagihan, Bagian Kassa (PPK) di Cabang Dinas, maupun DLLAJ telah menagih, menerima, kemudian menyetorkan seluruh uang tersebut ke Bagian Kassa (BKP) di Kantor Pusat. Wajib Pajak pun diharapkan dapat berperan aktif dalam mengurangi lapping yang dilakukan petugas penagihan dengan selalu meminta   SSPD DPD II-20 yang sudah divalidasi.

Penulis juga menemukan permasalahan yang dihadapi Dispenda dalam hal pengelolaan pajak parkir antara Dispenda Kota Surakarta dengan DLLAJ Kota Surakarta. Selama tahun 2005 Dispenda diberi target penerimaan pajak parkir sebesar Rp.200 juta oleh DPRD Kota Surakarta, namun hingga saat ini pemungutan pajak parkir yang dilakukan DLLAJ masih sama dengan pemungutan retribusi parkir. Ini dapat dilihat dari karcis yang digunakan pada pajak parkir sebagian besar masih sama dengan karcis pada retribusi parkir. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, penulis mengusulkan agar karcis parkir yang digunakan pada pajak parkir tidak disamakan dengan retribusi parkir karena pajak tidak memberikan prestasi kembali berupa penerbitan karcis parkir namun wajib pajak tetap memungut pajak sesuai Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) yang diterbitkan Dispenda  dan untuk sistem penerimaan kas dari sektor pajak parkir disesuaikan dengan prinsip self assessment system yang tata cara penerimaan kasnya seperti pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan rutin. Dalam sistem dan prosedur aktivitas penerimaan kas nanti diharapkan tetap ada kerjasama yang saling menguntungkan antara Dispenda dengan DLLAJ dan disosialisasikan kepada masyarakat pembayar pajak parkir.

 

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Jaka Winarna, M.Si., Ak.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis