Implementasi sustainable heritage management
menjadi prioritas utama dalam pembangunan pariwisata secara berkelanjutan di
Kota Surakarta sebagai kota wisata didukung dengan khasanah cagar budaya.
Implementasi sustainable heritage management diterapkan dengan
pelaksanaan revitalisasi pada beberapa cagar budaya, salah satunya adalah
destinasi wisata cagar budaya Pura Mangkunegaran. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis indikator yang berperan kuat dan pengaruh setiap aspek dalam
sustainable heritage management terhadap pembangunan pariwisata
berkelanjutan di destinasi wisata cagar budaya Pura Mangkunegaran. Pendekatan
kuantitatif dengan metode analisis data SEM-PLS (Structural Equation
Modelling-Partial Least Square) guna menguji data kuesioner dari 210 sampel
responden pengunjung destinasi wisata cagar budaya Pura Mangkunegaran sepanjang
tahun 2024 dan mengetahui pelaksanaan program revitalisasi destinasi wisata
cagar budaya Pura Mangkunegaran digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa indikator kuat yang berperan dalam menunjukkan setiap aspek sustainable
heritage management terdiri atas indikator kemampuan destinasi wisata cagar
budaya Pura Mangkunegaran dalam membentuk pasar baru produk lokal, pengakuan
popularitas destinasi wisata cagar budaya Pura Mangkunegaran, ketersediaan
fasilitas pendukung, dan dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan
destinasi wisata cagar budaya Pura Mangkunegaran. Pengaruh sustainable
heritage management pada aspek ekonomi. sosiobudaya. dan kelembagaan secara
berurutan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pembangunan
pariwisata berkelanjutan di destinasi wisata cagar budaya Pura Mangkunegaran,
kecuali aspek lingkungan yang menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh secara
signifikan. Oleh karena itu, implementasi sustainable heritage management
aspek lingkungan memerlukan evaluasi dan representasi yang lebih baik dalam hal
perencanaan manajemen sampah, kolaborasi menjaga lingkungan, dan pembangunan
prasarana ramah lingkungan di Pura Mangkunegaran yang bersinergi dengan
berbagai pihak dan perlu adanya dukungan edukasi serta kampanye yang melibatkan
wisatawan dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga
lingkungan dan mendukung program pembangunan berkelanjutan.