Penulis Utama | : | Fatahillah Surya Yudha |
NIM / NIP | : | I0120054 |
Indonesia merupakan negara yang terletak diantara pertemuan 3 lempeng dunia dan dilewati sirkum lingkaran api Pasifik. Hal ini menyebabkan Indonesia memiliki kerentanan dan aktivitas seismik yang tinggi, dimana kondisi tersebut dapat mengancam kehidupan manusia. Salah satu wilayah yang berpotensi terdampak adalah kota Surakarta yang dimana memiliki tingkat pembangunan infrastruktur yang cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir, salah satunya adalah proyek pembangunan Simpang Joglo yang menjadi studi kasus pada penelitian ini. Diperlukan adanya mitigasi bencana guna mengurangi dampak yang diakibatkan oleh gempa bumi, salah satunya adalah seismic ground response analysis dengan cara merambatkan gelombang seismik dari bedrock ke permukaan tanah.
Penelitian ini bertujuan mengetahui seismic hazard, ground response, dan time history ground motion di kawasan Simpang Joglo untuk kala ulang 2500 tahun. Analisis bahaya gempa menggunakan metode probabilistic seismic hazard analysis (PSHA) dengan bantuan software OpenQuake, sedangkan analisis ground response menggunakan metode equivalent linear dengan bantuan software DEEPSOIL.
Hasil seismic hazard pada penelitian ini berupa percepatan puncak tanah di bedrock menunjukkan nilai pada periode PGA (0 detik), SA (0,2 detik), SA (1,0 detik), dan SA (3,0 detik) secara berurutan bernilai 0,415; 0,889; 0,340; dan 0,101 g. Hasil penelitian ground response berupa faktor amplifikasi situs pada periode PGA (0 detik), SA (0,2 detik), SA (1,0 detik), dan SA (3,0 detik) secara berurutan bernilai 0,90 hingga 1,04; 0,72 hingga 0,92; 2,06 hingga 2,27; dan 1,18 hingga 1,24. Penelitian ini juga menghasilkan 6 set time history ground motions pada bedrock dan permukaan tanah di kawasan Simpang Joglo Surakarta. Berdasarkan SNI, nilai yang dihasilkan dari penelitian ini relatif sama, walaupun terdapat sedikit perbedaan pada beberapa parameter.