Latar Belakang: Donor organ merupakan tindakan yang dilakukan ketika seseorang memberikan atau menyumbangkan organ tubuh miliknya kepada orang lain. Dalam pelaksanaan donor organ sendiri, masih terdapat beberapa perdebatan di antara masyarakat mengenai donor organ dan sikap pendonor maupun penerima, tak terkecuali di kalangan mahasiswa kedokteran. Para mahasiswa ini akan menjadi garda terdepan dalam dunia kesehatan, sehingga pandangan dan tingkat pemahaman mereka cukup penting untuk didalami lebih lanjut. Oleh sebab itu, peneliti ingin melakukan penelitian tingkat pemahaman mahasiswa kedokteran terkait sikap etik dalam proses donor organ melalui sudut pandang resipien.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Survey Observasional dan dengan pendekatan Cross Sectional. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret dan Mahasiswa Koas di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta.Hasil: Didapatkan 110 responden dengan rincian 59 responden mahasiswa preklinik dan 51 mahasiswa koas. Didapatkan data yang beragam dan memiliki tingkat pemahaman yang berbeda-beda. Berdasarkan data yang telah diolah, interpretasi yang berhasil didapat adalah tingkat pemahaman seluruh mahasiswa kedokteran mengenai sikap etik resipien dalam tingkatan sangat baik.Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, tingkat pemahaman mahasiswa kedokteran mengenai sikap etik resipien sebelum menerima organ donor dengan subjek Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret dan Mahasiswa Koas di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta dalam tingkat sangat baik.