Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia memiliki
peran yang cukup signifikan dalam perekonomian nasional dengan menyediakan
lapangan pekerjaan, sumber pendapatan individu dan membangun tempat wirausaha
baru. Kinerja UMKM sangat dipengaruhi oleh modal finansial yang cukup yang
dikelola dengan orientasi kewirausahaan yang mumpuni dan penggunaan
digitalisasi bisnis yang tepat. Jenis penelitian yang digunakan yaitu
kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability
sampling dengan propotionate random sampling. Sampel yang digunakan
sebanyak 263 sampel pelaku UMKM di Kota Surakarta yang terbagi dalam 5
kecamatan. Uji validitas menggunakan Product Moment Pearson dan uji reliabilitas
menggunakan uji statistik Cronbach Alpha. Teknik analisis data yang digunakan
pada penelitian ini yaitu analisis statistik deskruptif, uji normalitas, uji
linearitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, analisis regresi
linier berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Variabel modal finansial
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM dengan sig
sebesar 0,000. (2) Variabel orientasi kewirausahaan memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap kinerja UMKM dengan sig sebesar 0,000. (3) Variabel
digitalisasi bisnis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
UMKM dengan sig sebesar 0,000. (4) Variabel modal finansial, orientasi
kewirausahaan dan digitalisasi bisnis memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja UMKM dengan signifikansi sebesar 0,000.