Bata beton atau yang biasa disebut paving block merupakan produk konstruksi
yang digunakan sebagai material konstruksi penutup permukaan tanah seperti
trotoar, jalan perumahan, halaman rumah, dan area parkir. Paving block
mempunyai kuat tekan yang tinggi, namun sifat fisiknya mudah retak dan pecah.
Sebagai solusi permasalahan tersebut dapat digunakan material inovasi yaitu pasir
silika dan serat rami. Ketahanan paving block terhadap formasi dan propagasi retak
dapat meningkat dengan memberikan material tambah yaitu serat rami. Selain itu,
dengan penggunaan pasir silika sebagai substitusi agregat halus akan meningkatkan
kepadatan pada paving block dan interlocking antar agregat. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis proporsi optimum pada serat rami dan pasir silika berdasarkan
hasil uji kuat tekan dan penyerapan air. Dalam penelitian ini dibuat beberapa variasi
campuran dari pasir silika dan serat rami yaitu dengan proporsi sebesar A (0%;0%),
B (20%;0%), C (20%;0,5%), dan D (20%,0,75%). Metode yang digunakan pada
penelitian ini adalah metode eksperimental di laboratorium dengan tahapan mencari
jurnal referensi, pembuatan variasi komposisi, pencetakan paving block dengan
metode konvensional dan perawatan selama 28 hari. Mengacu mengacu pada SNI
03-1691-1996 didapatkan hasil pengujian yang dilakukan diketahui bahwa hasil
kuat tekan rata-rata yaitu, pada variasi A (15,19 MPa), B (19,44 MPa), C (9,81
MPa), dan D (12,13 MPa). Nilai hasi penyerapan air rata-rata yaitu, pada variasi A
(12,57%), B (11,35%), C (12,04%), dan D (14,08%). Berdasarkan persyaratan SNI
03-1691-1996 didapatkan hasil variasi optimal pada variasi campuran B (20%;0%)
dengan hasil kuat tekan rata-rata 19,44 MPa dan nilai penyerapan air rata-rata
sebesar 11,35%.