Penulis Utama : Mellynia Saputri
NIM / NIP : S942308029
× <p class="03almtpenulis" xss=removed><span xss=removed>Indonesia merupakan negara dengan resiko bencana tertinggi ke 2 di dunia berdasarkan <i>World Risk Report</i> 2024 dengan <i>World Risk Index</i> (WRI) sebesar 41,15. Dampak dari bencana dapat dirasakan pada tingkat terkecil yaitu individu sampai tingkat global, diperlukan pendekatan holistic dan antisipatif untuk mengurangi resiko bencana. salah satu bentuk antisipatif adalah dengan memastikan keamanan dan keandalan infrastruktur penunjang ketika terjadi darurat bencana yaitu rumah sakit. Pemeriksaan keamanan bangunan rumah sakit dilakukan dengan menggunakan metode <i>Hospital Safety Index</i> (HSI) yang banyak digunakan secara global dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sesuai dengan standar nasional. <o></o></span></p><p class="03almtpenulis" xss=removed><span xss=removed>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil penilaian keamanan rumah sakit menggunakan kriteria penilaian <i>Hospital Safety Index</i> dan Sertifikat Laik Fungsi. Penelitian ini menggunakan objek penelitian rumah sakit Indriati Solo Baru dan Rumah Sakit Pendidikan UNS yang terletak di Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah. <o></o></span></p><p> <span xss=removed>Penelitian diawali dengan melakukan observasi penilaian secara langsung ke rumah sakit dengan acuan form penilaian HSI. Selanjutnya hasil penilaian akan dianalisis berdasarkan rating dan bobot nilai yang telah ditetapkan. Penilaian dibagi menjadi tiga kategori yaitu structural, non-struktural dan fungsional. kemudian dilakukan analisis perhitungan menggunakan parameter penilaian yang sama namun dengan kriteria yang berbeda. Penilaian Sertifikat Laik fungsi yang pada dasarnya bersifat kualitatif diubah menjadi penilaian kuantitatif dengan metode perhitungan HSI. Setelah dilakukan analisis didapatkan hasil nilai <i>Safety Index</i> (SI) pada Rumah sakit Indriati berdasarkan kriteria <i>Hospital Safety Index</i> (HSI) yaitu sebesar 0,8 sedangkan berdasarkan kriteria sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebesar 0,74. Sedangkan pada Rumah Sakit UNS didapatkan hasil Safety Index untuk HIS dan SLF sebesar 0,74. Kedua rumah sakit tersebut masuk dalam kategori A yang artinya dapat bertahan dalam keadaan bahaya.</span></p>
×
Penulis Utama : Mellynia Saputri
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S942308029
Tahun : 2025
Judul : Kajian Perbandingan Hospital Safety Index Dan Persyaratan Sertifikat Laik Fungsi Terhadap Keamanan Bangunan Rumah Sakit
Edisi :
Imprint : SURAKARTA - Fak. Teknik - 2025
Program Studi : S-2 Teknik Sipil
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : HSI, SLF, rumah sakit, safety index
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://mysitasi.mohe.gov.my/journal-website/journal/ijarti/
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. tech. Ir. Sholihin Asad, M.T.
2. Dr. Ir. Fajar Sri Handayani, S.T., M.T.
Penguji : 1. Prof. Ir. Ary Setyawan, M.Sc., Ph.D.
2. Dr. Endah Safitri, S.T., M.T.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.