Penulis Utama : Anita Puspita Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0006003
Tahun : 2010
Judul : Hubungan pemberian lactobacillus reuteri terhadap hitung limfosit darah tepi pada mencit balb/c model sepsis
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Kedokteran - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Kedokteran Jur.Kedokteran-G.0006003-2010
Subyek : LIMFOSIT DARAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Apoptosis sel limfosit berperan utama dalam patogenesis sepsis. Lactobacillus reuteri adalah probiotik yang dapat menghambat apoptosis sel limfosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian Lactobacillus reuteri terhadap hitung limfosit darah tepi pada Mencit Balb/C model sepsis. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris dengan post test only control group design. Hewan uji menggunakan 27 ekor Mencit Balb/C jantan dibagi dalam 3 kelompok yaitu kelompok kontrol, kelompok sepsis, kelompok sepsis+Lactobacillus reuteri. Model sepsis diinokulasi pada hari 1-7. Pada hari ke 8 mencit dikorbankan dan diambil darahnya melalui sinus orbitalis untuk dihitung limfositnya dengan pewarnaan Wright dan Giemsa. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan One Way ANOVA menggunakan program SPSS for Windows Release 15. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hitung limfosit setiap 100 sel leukosit darah tepi masing-masing kelompok adalah kelompok kontrol 82 sel, kelompok sepsis 80,7 sel, dan kelompok sepsis+L. reuteri 79,8 sel (p>0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pemberian Lactobacillus reuteri dengan jumlah limfosit darah tepi pada Mencit Balb/C model sepsis ABSTRACT Lactobacillus reuteri is a probiotic that can inhibited lymphocyte apoptosis. This experiment was aimed to get the information of correlation of Lactobacillus reuteri with the lymphocyte count at peripheral blood circulation in sepsis condition. This was a pure experiment with post test only control group design. We used 27 male Balb/C Mice that were divided in 3 groups; control group, sepsis group, and sepsis+Lactobacillus reuteri group. The sepsis model was inoculated on day 1-7. On day 8 blood samples of subjects were taken from sinus orbitalis for lymphocyte counting with Wright and Giemsa staining. Statistical analysis of the data was performed with SPSS for Windows Release 15. The data showed that lymphocyte rate of 100 pheripheral blood leukocyte of control group 82 cells, sepsis group 80,7 cells, and sepsis+lactobacillus reuteri group 79,8 cells (p>0,05). From this experiments we concluded that there was no correlation between Lactobacillus reuteri with lymphocyte count at peripheral blood circulation in sepsis Balb/C Mice.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
anita.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. R.P. Andri Putranto, dr., M.Si
2. Sarsono, Drs., M.Si
Catatan Umum : 809/2010
Fakultas :