Penulis Utama : Ari Wahyuni
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C0305013
Tahun : 2010
Judul : An analysis of complaining responses used by the characters in the film entitled sex and the city (a socio- pragmatics approach)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-FSSR Jur.Sastra Inggris-C.0305013-2010
Subyek : SEKS-ANALISIS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Penelitian ini terfokus pada tindak tutur mengeluh. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan macam macam strategi mengeluh yang digunakan oleh tokoh- tokoh di dalam film “Sex and the City”, tanggapan terhadap tindak tutur mengeluh, dan alasan mengapa pendengar menggunakan tanggapan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosio- Pragmatik dan metodologi deskriptif kualitatif. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel total. Peneliti mengambil semua dialog yang mengandung tindak tutur mengeluh sebagai data. Peneliti menemukan tiga hasil dari penelitian ini.Hasil pertama menunjukkan bahwa ada lima macam tindak tutur mengeluh di dalam film “Sex and the City”, yaitu Hint strategi, Annoyance strategi, Direct Accusation strategi, Explicit Condemnation of the Accused’s Action strategi, dan Explicit Condemnation of the Accused as a Person strategi. Dilihat dari tingkatan kelangsungan tindak tutur mengeluh yang diutarakan oleh Anna Trosborg, Hint strategi adalah yang paling halus sedangkan Explicit Condemnation of the Accused as a Person strategi adalah yang paling kasar. Hasil yang kedua menunjukkan bahwa ada lima macam tanggapan pendengar terhadap tindak tutur mengeluh, yang diutarakan oleh Richard dan Schmidt, yaitu apology, denial, excuse, justification, dan challenge. Hasil yang ketiga menunjukkan bahwa ada lima alasan mengapa pendengar menggunakan tanggapan tertentu terhadap suatu tindak tutur mengeluh.Pertama adalah karena pendengar mengerti bahwa dia merasa bersalah dan menyesal. Alasan ini ditemukan pada tanggapan apology. Kedua, karena pendengar yakin bahwa dia tidak bersalah atau tidak menyadari kesalahannya. Alasan ini ditemukan pada tanggapan denial. Ketiga, karena pendengar tidak mau mengakui secara langsung apa yang telah dia lakukan dan ingin membela dirinya. Alasan ini ditemukan pada tanggapan excuse. Keempat, karena pendengar tidak ingin menghindari keluhan pembicara dan dia mau mengakui secara langsung kesalahannya. Alasan ini ditemukan pada tanggapan justification. Kelima, karena pendengar yakin bahwa dia tidak bersalah dan yakin untuk mengelak. Alasan ini ditemukan pada challenge. Berdasarkan kesimpulan diatas, peneliti berharap bahwa penelitian ini dapat memberikan kontribusi kepada mahasiswa untuk belajar lebih lanjut tentang tindak tutur mengeluh. Disarankan pada peneliti lain yang tertarik pada studi Linguistik untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang tindak tutur mengeluh yang diambil dari sumber data lain contohnya percakapan sehari- hari. ABSTRACT The research focused on the acts of complaining. It was conducted to find out the kinds of complaining strategies used by the characters in the film “Sex and the City”, the responses employed towards the complaint, and the reasons why the hearer uses such responses. This research applied Socio- Pragmatics approach which employed descriptive qualitative method. In taking the data, the researcher used total sampling technique. The researcher took the dialogues containing the act of complaining as data. The researcher found three results in this research. The first result is that there are five kinds of complaint strategies found in the film entitled Sex and the City. They are Hint strategy, Annoyance strategy, Direct Accusation strategy, Explicit Condemnation of the Accused’s Action, and Explicit Condemnation of the Accused as a Person. According to the directness level of the complaint proposed by Anna Trosborg, Hint strategy is the mildest strategy and the Explicit Condemnation of the Accused as a Person strategy is the most severe one. The second result shows that there are five types of responses employed by the hearers towards the complaint proposed by Richard and Schmidt. They are apology, denial, excuse, justification, and challenge. The third result shows that there are five reasons why the hearers employed such kinds of responses. The first is because the hearer knows that he is guilty and feels regretful. It is found in the apology response. Second, because the hearer is sure that he is not guilty or not realizing his mistake. It is found in the denial response. Third, because the hearer does not want to confess directly what he has done and wants to defend himself. It is found in the excuse response. Fourth, because the hearer does not want to avoid the complaint and he intends to admit explicitly his mistake. It is found in the justification response. Fifth, because the hearer is certainly sure that he is not guilty and confident to dispute it. It is found in the challenge response. Based on the conclusion above, the researcher hopes that this research can give contribution to the students to study more about speech acts of complaining. It is suggested to other researchers who are interested in Linguistics study to conduct further research on speech acts of complaining depicted from other source such as daily conversation
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
ari wahyuni.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sri Marmanto, M. Hum.
2. Ida Kusuma D, S.S, M. A.
Catatan Umum : 811/2010
Fakultas :