×
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pendapatan usaha dan kontribusi pendapatan pengolahan susu sapi terhadap
pendapatan keluarga di Kampung Susu Lawu. Penelitian ini dilaksanakan dengan
menggunakan metode survei yang dibagi menjadi dua tahap yaitu pra-survei dan
survei. Metode penentuan lokasi menggunakan teknik purposive sampling
dan penentuan sampel menggunakan teknik sensus dengan jumlah responden 27 orang
yang dibagi menjadi 2 kategori yaitu kategori mandiri 18 responden dan kategori
kelompok 9 responden. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif
kuantitatif dibantu dengan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik
responden didominasi oleh usia 40-59 (55,5%), berpendidikan tingkat menengah (44,4%). Data penerimaan
menunjukkan kategori mandiri terbesar yaitu susu pasteurisasi sebesar Rp57.600.000/tahun sedangkan kategori kelompok terbesar yaitu permen susu
sebesar Rp8.400.000/tahun. Data pendapatan menunjukkan kategori mandiri terbesar yaitu susu pasteurisasi
sebesar Rp33.600.000/tahun sedangkan kategori
kelompok terbesar yaitu permen susu sebesar Rp6.062.000/tahun. Nilai rata-rata benefit cost ratio menunjukkan kategori
mandiri sebesar 1,50. Kategori kelompok memiliki rata-rata 1,20, tetapi masih terdapat
produk yang masih memiliki nilai BCR < 1> Kontribusi pendapatan keluarga
kategori mandiri
sebesar 16,88?n kategori kelompok 6,76%, sedangkan total keseluruhan
kontribusi pendapatan sebesar 13,06%. Kesimpulan yang didapatkan pada penelitian ini pendapatan
pengolah susu di
Kampung Susu Lawu untuk kategori mandiri tergolong layak untuk dikembangkan,
sedangkan kategori kelompok masih belum layak untuk dikembangkan. Kontribusi pendapatan pengolahan
susu terhadap pendapatan keluarga masih tergolong rendah (< 33>.