Penulis Utama | : | Muhammad Ryan Iqbal |
NIM / NIP | : | B0421045 |
Kemunculan nasionalisme
Hindia dan nasionalisme Jawa pada awal abad ke-20 menimbulkan polemik keduanya
untuk memperoleh ruang kultural di Hindia pada periode 1912-1918. Persoalan
identitas dan nilai menjadi aspek tumpuan kedua ide nasionalisme tersebut dalam
bergulirnya perdebatan, walaupun keduanya menunjukkan hal yang bersamaan, yaitu
adanya inferioritas kebudayaan khususnya mengenai Jawa. Penelitian ini
bertujuan untuk (1) menjelaskan alasan kemunculan nasionalisme Hindia dan
nasionalisme Jawa di tengah inferioritas yang dialami; (2) menjelaskan konsep
dari gagasan nasionalisme Hindia dan nasionalisme Jawa; dan (3) menjelaskan
proses terjadinya polemik antara nasionalisme Hindia dan nasionalisme Jawa
sampai pada Kongres Kebudayaan Jawa 1918.
Penelitian ini
menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima tahapan, yaitu pemilihan topik,
heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Dengan memanfaatkan
sumber sezaman sebagai sumber utama, penelitian ini memakai surat kabar,
majalah, dan karangan yang pernah ditulis oleh kaum nasionalis maupun dokumen
laporan agenda diskursus. Di antaranya surat kabar Retnodhoemilah,
Darmokondo, De Expres, Goentoer-Bergerak, dan De Voorpost serta
majalah De Gids, Djawa, “Soembangsih”, dan Wederopbouw.
Hasil penelitian ini menunjukkan, pertama, alasan kemunculan nasionalisme
Hindia dan nasionalisme Jawa dikarenakan krisis ruang kultural yang dialami
orang Indo maupun orang Jawa dan pengaruh hibriditas dari
bersentuhannya kebudayaan asli subjek terjajah dengan budaya Barat yang
hegemonik. Alasan spesifik
kemunculan nasionalisme Hindia karena orang Indo tereksklusi di Hindia dan
nasionalis Hindia mendapatkan referensi langsung mengenai ide persatuan di
Barat; sementara itu nasionalisme Jawa karena terdorong oleh wacana Barat atas
masa keemasan Jawa pada masa pra-Islam dan percakapan nasionalisme yang semakin
intensif pada dekade kedua abad ke-20. Kedua, konsepsi nasionalisme Hindia
menekankan ikatan solidaritas bagi seluruh orang Hindia tanpa memandang jenis
kelamin, tradisi, etnis, dan agama; mengusung identitas orang Hindia sebagai
bagian dari subjek Timur dan memiliki nilai yang mengacu pada kesetaraan; menolak
feodalisme-kolonialisme demi kemerdekaan Hindia; serta mengadopsi kebudayaan
Barat untuk kepentingan material Hindia. Di sisi lain, konsepsi nasionalisme
Jawa menekankan ikatan solidaritas bagi orang di Pulau Jawa, Madura, dan Bali; mengusung
identitas orang Jawa sebagai bagian dari subjek Timur yang dianggap telah ada
sejak masa pra-Islam dan memiliki nilai untuk membangkitkan kembali masa
keemasan budaya Jawa di masa lampau; serta mengacu pada priyayi sekaligus
mengadopsi pendidikan Barat yang teknis.
Kesimpulan atas proses dari polemik antara nasionalisme Hindia dan nasionalisme Jawa terjadi dengan saling membantah, namun memberikan dampak bersilang seiring polemik berlangsung sehingga menginspirasi satu sama lain dalam mengkonstruksikan diri. Reartikulasi yang terjadi menunjukkan betapa ide nasionalisme sangat erat berkaitan dengan aspek kebudayaan yang hibrid. Kedua nasionalisme ini merupakan contoh konkret sebagai ekspresi untuk mengatasi inferioritas yang dirumuskan secara mimikri.
Penulis Utama | : | Muhammad Ryan Iqbal |
Penulis Tambahan | : | - |
NIM / NIP | : | B0421045 |
Tahun | : | 2025 |
Judul | : | Pencarian Identitas: Polemik Nasionalisme Hindia dan Nasionalisme Jawa 1912-1918 |
Edisi | : | |
Imprint | : | Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2025 |
Program Studi | : | S-1 Ilmu Sejarah |
Kolasi | : | |
Sumber | : | |
Kata Kunci | : | Nasionalisme Hindia, nasionalisme Jawa, polemik, Kongres Kebudayaan Jawa 1918 |
Jenis Dokumen | : | Skripsi |
ISSN | : | |
ISBN | : | |
Link DOI / Jurnal | : | - |
Link DOI | : | - |
Status | : | Public |
Pembimbing | : |
1. Prof. Dr. Warto, M. Hum. |
Penguji | : | |
Catatan Umum | : | |
Fakultas | : | Fak. Ilmu Budaya |
Halaman Awal | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
---|---|---|
Halaman Cover | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
BAB I | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
BAB II | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
BAB III | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
BAB IV | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
BAB V | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
BAB Tambahan | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
Daftar Pustaka | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |
Lampiran | : | Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download. |