×
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan perubahan struktur
kepengurusan DPC PDI Perjuangan di Kabupaten Boyolali tahun 2004-2014, (2)
menganalisis strategi politik PDI Perjuangan Kabupaten Boyolali dalam
menghadapi pemilu dan pilkada tahun 2004-2014, serta (3) menggambarkan hasil
perolehan suara PDI Perjuangan Kabupaten Boyolali pada Pemilu dan Pilkada
tahun 2004-2014. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan
heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sumber data penelitian ini meliputi
sumber primer yaitu Arsip hasil Pemilu dan Pilkada KPU Boyolali, Arsip inventaris
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Boyolali, Arsip digital KPU Republik Indonesia
dan sumber sekunder yaitu surat kabar Suara Karya, Solopos, Nusantara; Sumber
buku, jurnal, skripsi dan wawancara tokoh yang berkaitan dengan perkembangan
PDI Perjuangan di Kabupaten Boyolali tahun 2004-2014. Teknik pengumpulan
data menggunakan studi pustaka dan wawancara. Teknik analisis data
menggunakan pendekatan politik. Hasil penelitian menunjukkan (1) Struktur pengurus DPC PDI Perjuangan
Kabupaten Boyolali tahun 2004-2014 mengalami penyederhanaan di bidang
bendahara dan penguatan di bidang organisasi keanggotaan. DPC PDI Perjuangan
Boyolali terstruktur dengan PAC tingkat kecamatan, ranting desa, dan anak ranting.
(2) Penerapan strategi pemenangan PDI Perjuangan untuk menguasai eksekutif dan
legislatif di wilayah Boyolali dengan tiga cara yakni: kampanye, kaderisasi, dan
konsolidasi. Peranan tokoh kunci yang memiliki figur baik di masyarakat dan
dukungan dari ASN serta tokoh masyarakat dari berbagai lini menjadi kekuatan
utama PDI Perjuangan dalam menghadapi pemilu dan pilkada di Kabupaten
Boyolali. (3) PDI Perjuangan mengalami kenaikan suara dan perolehan kursi di
Pemilu 2009 dan Pemilu 2014. PDI Perjuangan memenangkan Pilkada Boyolali
2010 setelah mengalami kekalahan di Pilkada tahun 2005. Hal tersebut menjadikan
PDI Perjuangan menguasai Kabupaten Boyolali dari lini eksekutif dan legislatif.
Strategi yang dilakukan secara berulang dengan mendapatkan dukungan dari
berbagai lini utamanya ASN menjadi kekuatan PDI Perjuangan di Kabupaten
Boyolali.