Buku Pop-Up Batik Untuk Meningkatkan Kognitif Siswa Tunagrahita Kelas XI SMALB di SLB Negeri Karanganyar
Penulis Utama
:
Nisa Husna Nuraini
NIM / NIP
:
K3221047
×<p class="MsoNormal" xss=removed><span xss=removed>Peserta

didik dengan hambatan intelektual, khususnya siswa tunagrahita, memiliki

keterbatasan dalam memahami materi yang bersifat teoritis termasuk dalam

pembelajaran seni budaya seperti pengenalan batik. Batik sebagai bagian dari

warisan budaya bangsa perlu diperkenalkan kepada peserta didik secara menarik

dan menyenangkan. Namun demikian, media pembelajaran yang tersedia pada umumnya

masih cenderung monoton, kurang interaktif, dan belum sepenuhnya mampu menarik

perhatian siswa berkebutuhan khusus. Oleh karena itu, diperlukan media

pembelajaran yang mampu menyajikan materi secara visual, konkret, dan

interaktif agar lebih mudah dipahami oleh siswa tunagrahita. Penelitian ini

bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buku pop-up sebagai

sarana pengenalan batik yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa

tunagrahita kelas XI di SMALB Negeri Karanganyar. Metode yang digunakan dalam penelitian

ini adalah penelitian dan pengembangan (<i>Research and Development</i>) dengan

mengacu pada model ADDIE, yang terdiri atas lima tahap, yaitu: <i>Analysis</i>

(analisis), <i>Design</i> (perancangan), <i>Development</i> (pengembangan), <i>Implementation</i>

(implementasi), dan <i>Evaluation</i> (evaluasi). Subjek penelitian ini adalah

sebelas siswa tunagrahita ringan. Validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli

media, dan guru yang mengajar siswa tunagrahita, yang hasilnya menunjukkan

bahwa buku pop-up tergolong sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Uji

coba skala kecil yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar

siswa, khususnya pada aspek kognitif tingkat dasar yaitu C1 (mengingat) dan C2

(memahami). Pengembangan buku pop-up ini menekankan pada elemen visual seperti

ilustrasi yang komunikatif, tipografi yang mudah dibaca, warna yang menarik

namun tetap nyaman dipandang, serta tata letak yang disesuaikan dengan

karakteristik siswa tunagrahita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku

pop-up efektif dalam menarik minat belajar, mempermudah pemahaman materi

pengenalan batik, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan

bermakna bagi siswa. Dengan demikian, media ini dapat dijadikan sebagai

alternatif pembelajaran seni budaya yang inklusif dan adaptif bagi peserta

didik berkebutuhan khusus.<o></o></span></p>
×
Penulis Utama
:
Nisa Husna Nuraini
Penulis Tambahan
:
-
NIM / NIP
:
K3221047
Tahun
:
2025
Judul
:
Buku Pop-Up Batik Untuk Meningkatkan Kognitif Siswa Tunagrahita Kelas XI SMALB di SLB Negeri Karanganyar
Edisi
:
Imprint
:
Surakarta - Fak. KIP - 2025
Program Studi
:
S-1 Pendidikan Seni Rupa
Kolasi
:
Sumber
:
Kata Kunci
:
buku pop-up, batik, siswa tunagrahita, ADDIE, kognitif
Jenis Dokumen
:
Skripsi
ISSN
:
ISBN
:
Link DOI / Jurnal
:
-
Status
:
Public
Pembimbing
:
1. Prof. Dr. Mulyanto, M.Pd
Penguji
:
1. Prof. Dr. Slamet Supriyadi, M.Pd 2. Esterica Yunianti, S.Pd., M.Pd
Catatan Umum
:
Fakultas
:
Fak. KIP
×
Halaman Awal
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran
:
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.