Penulis Utama : Khusnia Fuadiyah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0006105
Tahun : 2010
Judul : Pengaruh kurkumin terhadap survival pada mencit balb/c model sepsis paparan cecal inoculum
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran jur.Pendidikan Dokter-G.0006105-2010
Subyek : KURKUMIN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kurkumin terhadap survival pada mencit Balb/C model sepsis paparan cecal inoculums Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni dengan post test only control group design. Hewan uji yang digunakan adalah 32 ekor mencit Balb/C jantan, dengan berat 15-30 gram dan berumur 4-6 minggu. Mencit Balb/C dibagi dalam 2 kelompok, yang masing-masing terdiri dari 16 ekor. Kelompok K1 adalah model sepsis, dan kelompok K2 adalah model sepsis dengan pemberian kurkumin sebesar 1,3 mg peroral. Pada model sepsis digunakan cecal inoculum dengan dosis 8 mg/mencit secara intraperitoneal. Pada hari ke-0 sampai hari ke-7. Kemudian dievaluasi efek kurkumin terhadap kondisi fisik secara keseluruhan dengan melakukan pengamatan serta pencatatan berat badan dan kematian mencit setiap hari selama 7 hari. Data dianalisis secara statistik dengan Uji Chi-Square menggunakan program SPSS for Windows Release 16. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan kelompok K1 memiliki tingkat kematian 62,5% dan kehilangan berat badan 3,8 g (12,13%) selama 7 hari. Tetapi kelompok K2 tingkat kematiannya sama dengan kelompok K1 (62,5%) dan kehilangan berat badan 4,53 g (14,45%) selama tujuh hari. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada survival antara kelompok K1 dan kelompok K2. Simpulan : Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa kurkumin tidak berpengaruh terhadap survival pada mencit Balb/C model sepsis paparan cecal inoculum. Kata kunci : kurkumin, sepsis, survival ABSTRACT Methods : The research is a laboratory experimental study using post test only control group design. The research object is a number of 32 male Balb/C mice, 15-30 grams of weight and aged between 4-6 weeks. They were divided into two treatment groups, each consisting of 16 mice. K1 group was a sepsis model, and K2 group was a sepsis model given 1,3 mg curcumin by oral. The mice model of sepsis induced by an intraperitoneally (i.p) injection 8 mg/mice of cecal inoculum at 0 to 7 days. We evaluated the effects of curcumin on the overall physical condition of an animal by determining the body weight and survival of mice each day for 7 days. Data was analyzed with Chi-Square test and performed with SPSS for Windows Release 16. Results : The result showed that group K1 had mortality rate of 62,5% and loss of body weight 3,8 g (12,13%) for 7 days. But group K2 had same mortality rate (62,5%) and loss of body weight 4,53 g (14,45) for 7 days. There was no significant difference among K1 group and K2 group. Conclusion : This experiment concluded that curcumin can not improve survival rate in Balb/C mice model sepsis induced cecal inoculation. Keywords : curcumin, sepsis, survival
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
KHUSNIA FUADIYAH.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Diding Heri Prasetyo, dr
2. Sri Hartati, Dra., Apt., SU
Catatan Umum : 2826/2010
Fakultas : Fak. Kedokteran