Industri pengolahan tahu diketahui menghasilkan limbah cair dengan
kandungan senyawa organik yang sangat tinggi, sehingga berdampak signifikan
terhadap kualitas lingkungan apabila tidak ditangani secara efektif. Salah satu
indikator utama pencemaran organik dalam limbah ini adalah nilai Chemical
Oxygen Demand (COD), yang kerap kali melebihi ambang batas baku mutu
lingkungan yang ditetapkan. Penelitian ini difokuskan pada upaya menurunkan
kadar COD melalui proses fotodegradasi dengan memanfaatkan material
fotokatalis berbasis Carbon Nitride Nanosheets (CNNS).
CNNS disintesis dengan pendekatan polimerisasi termal, bahan prekursor
berupa campuran melamin dan amonium klorida dipanaskan untuk menghasilkan
lembaran nano karbon nitrida. Untuk meningkatkan performa fotokatalitik dari
CNNS, dilakukan modifikasi struktur melalui proses doping logam menggunakan
teknik wet impregnation dengan dua jenis logam yaitu Zirkonium (Zr) dan Zinc
(Zn), masing-masing dalam variasi konsentrasi yang berbeda. Konsentrasi dopan
Zr terdiri dari 5%, 10%, 15%, 20%, hingga 27%, sedangkan Zn digunakan pada
tingkat konsentrasi 5% dan 10%.
Seluruh material yang telah dimodifikasi diuji terhadap larutan limbah cair
tahu dengan konsentrasi 100 ppm selama 120 menit menggunakan pencahayaan
dari lampu UV-BLB berkekuatan 20 watt. Efektivitas fotodegradasi dari tiap
sampel fotokatalis dianalisis melalui penurunan nilai COD sebagai indikator
keberhasilan proses. Berdasarkan hasil eksperimen, diketahui bahwa fotokatalis
CNNS yang didoping Zr dengan konsentrasi 10% menunjukkan kinerja paling
unggul, dengan kemampuan menurunkan COD hingga mencapai 67,6 mg/L dan
tingkat efisiensi fotodegradasi sebesar 93,9%. Di sisi lain, dopan Zn dengan
konsentrasi 5% juga menunjukkan efektivitas cukup tinggi dengan penurunan
CODsampai 249 mg/L dan efisiensi sebesar 77,5%.
Namun, peningkatan konsentrasi dopan melampaui nilai optimum justru
mengakibatkan penurunan performa fotokatalis, yang diduga terjadi akibat
fenomena overdoping. Efek overdoping ini dapat menyebabkan blocking active
site pada permukaan fotokatalis serta memicu terjadinya aglomerasi partikel
dopan, sehingga menghambat transfer muatan dan reaktivitas fotokatalitik secara
keseluruhan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa CNNS yang dimodifikasi
dengan Zr pada konsentrasi 10% merupakan alternatif fotokatalis paling
menjanjikan dalam aplikasi pengolahan limbah cair tahu.