Penelitian ini bertujuan untuk
(1) menjelaskan proses kreatif Muhammad Naufal Farrasvanaya dalam menciptakan
ilustrasi digital bertema otomotif untuk kebutuhan merchandise kaos, dan
(2) menganalisis karya ilustrasi digital yang memiliki daya tarik visual bagi
klien dan brand owner. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif
dengan pendekatan studi kasus tunggal terpancang. Sumber data diperoleh melalui
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap subjek penelitian,
yaitu Naufal, seorang ilustrator digital freelance. Analisis data
dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi
data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data
diuji melalui triangulasi sumber dan review informan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa proses kreatif Naufal berlangsung melalui empat tahapan utama berdasarkan
teori Graham Wallas (1926), yaitu persiapan, inkubasi, iluminasi, dan
verifikasi. Pada tahap persiapan, ia melakukan riset visual, memahami brief
klien, serta menentukan konsep desain. Tahap inkubasi menjadi proses
pengendapan ide melalui eksplorasi tren visual otomotif. Tahap iluminasi
ditandai dengan munculnya gagasan utama yang diwujudkan dalam bentuk sketsa
digital. Sementara tahap verifikasi berfokus pada penyempurnaan detail visual,
pewarnaan, dan penyesuaian akhir sebelum dikirimkan kepada klien. Analisis
visual terhadap karya menunjukkan bahwa Naufal konsisten menggunakan teknik cel
shading dengan garis tegas dan warna kontras yang menciptakan kesan dinamis
dan kuat. Penerapan unsur visual seperti bentuk, warna, tekstur, dan
gelap-terang, serta prinsip desain seperti kesatuan, keseimbangan, irama,
proporsi, dan pusat perhatian menjadikan karyanya memiliki daya tarik visual
tinggi dan nilai komersial. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa
keberhasilan Naufal dalam menghasilkan ilustrasi digital yang menarik dan
bernilai jual tinggi ditentukan oleh integrasi antara proses kreatif yang
terarah, pemahaman tren pasar, serta kemampuan mengolah unsur dan prinsip
visual secara efektif.