Penulis Utama : Ayub Rizal
NIM / NIP : H0504035
× Abstrak Domba merupakan salah satu ternak sebagai sumber protein hewani, namun domba tersebut memiliki produktivitas yang rendah. Domba lokal biasanya hanya diberi pakan berupa rumput lapang atau rumput raja yang belum dapat memenuhi zat-zat makanannya. Untuk meningkatkan produktivitas domba maka digunakan pakan suplemen yang memiliki kandungan nutrien lebih baik dari rumput lapang dan rumput raja. Pakan suplemen tersebut terdiri atas onggok kukus, minyak sawit, urea, Metionin Hidroksi Analog (MHA), premix dan molases. Onggok kukus dan molases merupakan sumber penyedia energi dan suplementasi MHA sumber asam amino esensial. Minyak sawit untuk menekan produksi gas metan. Urea sebagai sumber NPN, sedangkan premix sebagai sumber vitamin. Pengaruh teknologi pengukusan dan suplementasi MHA pada onggok kukus diharapkan dapat memperbaiki keseimbangan nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengukusan onggok dan suplementasi MHA terhadap retensi nitrogen dan Rasio Efesiensi Protein (REP) domba lokal jantan. Penelitian ini dilaksanakan selama 14 minggu dari bulan Agustus sampai November 2009 di kandang percobaan jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta yang berlokasi di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Materi penelitian meliputi 12 ekor domba lokal jantan lepas sapih umur 6 bulan dengan bobot badan rata-rata 10±1,08 kg. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dengan tiga perlakuan dan empat ulangan dengan setiap ulangan terdiri dari x satu ekor domba lokal jantan. Ransum terdiri dari rumput raja dan onggok dengan perbandingan 60:40 persen. Peubah yang diamati selama penelitian meliputi konsumsi protein, pertambahan bobot badan harian, rasio efisiensi protein dan retensi nitrogen. Untuk analisis data konsumsi protein, rasio efisiensi protein dan retensi nitrogen dianalisis dengan analisis variansi, dan pertambahan bobot badan dianalisis dengan analisis kovarian. Hasil penelitian menujukkan bahwa dari rata-rata ketiga perlakuan yaitu P0, P1, dan P2 untuk konsumsi protein adalah 208,54, 241,89, dan 235,67 (gram/ekor/hari). Pertambahan bobot badan harian adalah 50,68, 55,07, dan 54,05 (g/ekor/hari). Rasio efisiensi protein adalah 0,24, 0,23, dan 0,23 ,sedangkan retensi nitrogen (g/ekor/hari) berturut-turut sebesar 24,69, 27,16, dan 25,95. Konsumsi protein menunjukkan hasil berbeda nyata (P<0,05), sedangkan rasio efisiensi protein, retensi nitrogen dan pertambahan bobot badan menunjukkan hasil berbeda tidak nyata (P>0,05). Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian adalah bahwa pengukusan onggok dan suplementasi MHA dalam ransum, tidak berpengaruh nyata meningkatkan retensi nitrogen dan rasio efisiensi protein tetapi berpengaruh meningkatkan konsumsi protein.
×
Penulis Utama : Ayub Rizal
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0504035
Tahun : 2010
Judul : Pengaruh pengukusan onggok dan suplementasi metionin hidroksi analog dalam ransum terhadap retensi nitrogen dan rasio efisiensi protein domba lokal jantan
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Pertanian - 2010
Program Studi : S-1 Produksi Ternak
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Pertanian Jur. Peternakan-H.0504035-2010
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Wara Pratitis Sabar S., S.Pt, MP
2. Dr.sc.agr.Adi Ratriyanto,MP
Penguji :
Catatan Umum : 4271/2010
Fakultas : Fak. Pertanian
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.