Penulis Utama : Eko Pathi Wianto
NIM / NIP : K6405002
× ABstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembentukan civic virtue dalam materi ajar ruang lingkup norma, hukum dan peraturan serta faktor-faktor yang mempengaruhi sulitnya pembentukan civic virtue di SMP Negeri 1 Gemolong. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Gemolong sejumlah 240 siswa dan sampel penelitian sejumlah 12 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara terhadap Ketua Kurikulum, guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan beberapa siswa SMP Negeri 1 Gemolong serta data dari arsip dan dokumen yang ada. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembentukan civic virtue khususnya dalam ruang lingkup norma, hukum dan peraturan di SMP Negeri 1 Gemolong sepenuhnya belum tercapai. Hal ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya, yaitu: (1) Guru kurang memahami arti KTSP, karena masih terpancang meteri ajar bukan pada standar kompetensi sehingga guru berargumen bahwa terlalu banyaknya materi yang harus disampaikan pada siswa dengan perbandingan waktu penyajian yang kurang. (2) Kurangnya praktek di kehidupan sehari-hari. (3) Siswa hanya mengejar hasil uji kompetensi saja. Peneliti berharap agar selanjutnya guru memahami KTSP secara penuh sehingga mampu menyeimbangkan pencapaian pembentukan civic knowledge dan civic participation serta pembentukan civic virtue dapat tercapai Abstract The objective of research is to find out the civic virtue establishment in the teaching material of norm, law and regulation scopes as well as the factors affecting the difficulty of civic virtue establishment in SMP Negeri 1 Gemolong. This study employed a descriptive qualitative method with the population of all VII grader of SMP Negeri 1 Gemolong as many as 240 students and the sample of research were 12 students using the purposive sampling as the sampling technique. Technique of collecting data employed was interview with the Curriculum Chief, teacher of Citizenship Education subject and several students of SMP Negeri 1 Gemolong as well as the data from archive and document available. Technique of analyzing data employed was qualitative analysis with an interactive model consisting of data collection, reduction and conclusion drawing. Considering the result of research, it can be concluded that the civic virtue establishment particularly in the norm, law and regulation scope in SMP Negeri 1 Gemolong has not been achieve. There are factors affecting it, including: (1) The teachers less understand the meaning of KTSP, because they still refers to the teaching material to the deliver to the students with the limited presentation time alloment. (2) The lack of practice in daily life. (3) The students pursue the result of competence test only. The researcher expects that in the future the teacher will comprehend KTSP completely so that they can equilibrate the achievement of civic knowledge and civic participant establishment and the civic virtue can be reached.
×
Penulis Utama : Eko Pathi Wianto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K6405002
Tahun : 2010
Judul : Studi analisis pembentukan civic virtue dalam ruang lingkup norma, hukum dan peraturan diSMP Negeri 1 Gemolong tahun 2009
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2010
Program Studi : S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Prodi.Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan-K.6405002-2010
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. H. Utomo, M.Pd
2. Drs. Machmud AR., SH, M.Si
Penguji :
Catatan Umum : 4496/2010
Fakultas : Fak. KIP
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.