Penulis Utama : Ivan Hendra Sudarmawan.
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S.5603006
Tahun : 2009
Judul : Pengaruh pemberian fraksi etanolik dan petroleum eter ekstrak umbi bawang dayak (eleutherine palmifolia (l), merr ) terhadap ekspresi P53 mutan galur sel kanker payudara T47D
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Prog.Pendidikan Dokter Spesialis I Ilmu Bedah-S.5603006-2009
Subyek : FRAKSI ETANOLIK
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Latar belakang masalah : Kanker payudara sampai saat ini masih merupakan penyakit yang memiliki tingkat morbiditas dan mortalitas penderita tertinggi ke dua setelah kanker leher rahim perlu dikembangkan terapi alternatif. Bawang dayak sudah digunakan sebagai terapi empiris anti kanker oleh masyarakat, oleh karenanya dirasa perlu untuk melihat pengaruh penekanan ekstrak fraksi etanolik dan petroleum eter umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L), Merr ) terhadap ekspresi p53 mutan galur sel kanker payudara T47D secara in vitro. Metode : Sel kanker payudara T47D epitel duktus mammae yang mengalami malignansi dan memiliki mutasi pada gen p53, dengan status ER dan PR positif. Sebagai pembanding (kontrol negatif) digunakan galur sel MCF7, sel epitel duktus mammae yang mengalami malignansi dan tidak memiliki mutasi pada gen p53 . Sel ini kemudian dikulturkan menggunakan 60 well kultur sel T47D dan 60 well kultur sel MCF7 pada medium RPMI 1640. Masing-masing well berisi 2x105 sel/ 200 ul media. 30 well dengan diameter 1,5 cm pada kultur sel T47D diperlakukan dengan fraksi etanolik dan fraksi petroleum eter dengan konsentrasi dibawah LC50. Penentuan jumlah sampel tersebut dengan menggunakan patokan” rule of thumb”. Hasil : LC50 pada sel kanker payudara T47D didapatkan : fraksi etanolik 125 μg/ml, fraksi petroleum eter 31,25 μg/ml. Prosentase tingkat ekspresi p53 mutan pada pemberian ekstrak fraksi etanolik umbi bawang dayak : konsentrasi 0 μg/ml = 36,11%; 15,625 μg/ml = 28,32% ; 31,25 μg/ml = 27,46%; 62,5 μg/ml = 19,67%; 125 μg/ml = 11,02%. Sedangkan pada pemberian ekstrak fraksi petroleum eter umbi bawang dayak : konsentrasi 0 μg/ml = 26,16; 3,90625 μg/ml = 25,29%; 7,8125 μg/ml = 22,70; 15,625 μg/ml = 22,27; 31,25 μg/ml =15,78 %. Kesimpulan : Pemberian konsentrasi dari ekstrak fraksi etanolik dan petroleum eter umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L), Merr ) menekan tingkat ekspresi p53 mutan secara in vitro. Tidak terdapat perbedaan signifikan dari fraksi etanolik dan petroleum eter dari ekstrak umbi bawang dayak terhadap penekanan ekspresi p53 mutan pada sel kanker payudara T47D. Kata kunci : Bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L), Merr ), fraksi etanolik, fraksi petroleum eter, ekspresi p53 mutan, sel kanker payudara T47D. ABSTRACT Background : Breast cancer still to be the most popular disease that had. The second highest morbidity and mortality stage after ca cervix which need to be involve in alternative therapy. Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L), Merr ) had been used as anti-cancer in empiric therapy by urban society. There fore, we need to know the influence of giving extract etanolic fraction and extract petroleum eter fraction of Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L), Merr ) to the expression p53 mutant of breast cancer cell T47D in vitro. Method : Epithelial cell in ductal mammae breast cancer T47D which get malignancy and have p53 mutant, with ER/ PR positive status. As comparation MCF7 cell speciemen (negative control). We cultured by 60 well T47D and MCF7 on media RPMI 1640. Each well fill of 2x105 cell/ 200 ul media. 30 well with 1,5 cm measure/ diameter T47D cell cultured given etanolic and petroleum eter fraction with bellow concentration of LC50 . The number of sample using “ Rule of Thumb”. Outcome : The result of LC50 on T47D breast cancer cell : etanolic fraction 125 μg/ml, petroleum eter fraction 31,25 μg/ml. The result expression percentage of p53 mutant given to the extract of etanolic fraction bawang dayak : 0 μg/ml = 36,11%; 15,625 μg/ml = 28,32% ; 31,25 μg/ml = 27,46%; 62,5 μg/ml = 19,67%; 125 μg/ml = 11,02%. Other result precentage the extract given of petroleum eter fraction bawang dayak 0 μg/ml = 26,16; 3,90625 μg/ml = 25,29%; 7,8125 μg/ml = 22,70; 15,625 μg/ml = 22,27; 31,25 μg/ml =15,78 %. Conclusion : The given of concentration extract etanolic and petroleum eter fraction Bawang Dayak are able to inhibit expression of p53 mutant in vitro. The result of this research show no significant difference in inhibition expression of p53 mutant breast cancer cell T47D. Key word : Bawang Dayak, etanolic fraction, petroleum fraction, breast cancer cell T47D, expression of p53 mutant.
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
4035.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. dr. Djoko Dlidir, SpB (K) Onk
2. Prof. DR. dr. Ambar Mudigdo, Sp PA(K)
Catatan Umum : 4035/2009
Fakultas : Fak. Kedokteran