Penulis Utama : Erwin Purniawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H.0205031
Tahun : 2009
Judul : Serapan Dan Ketahanan Azolla Terhadap Logam Kromium pada Tanah Vertisol Jatikuwung dan Entisol Colomadu dengan Berbagai Tinggi Genangan Air
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Pertanian - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Pertanian Jur.Ilmu Tanah-H.0205031-2009
Subyek : PERTANIAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Abstrak Dibawah bimbingan Ir. Sudadi, MP., Dwi Priyo Ariyanto, SP. MSc., dan Ir. Sumani, MSi. Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2009 di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tinggi genangan air, ordo tanah, konsentrasi logam Kromium (Cr) dan interaksi ketiganya terhadap serapan dan ketahanan azolla pada logam Cr. Penelitian menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan tiga faktor perlakuan, yaitu: Ordo tanah (Vertisols dan Entisols), tinggi genangan air (0; 2; dan 7 cm) dan konsentrasi logam Cr (0; 5; 10; 15; dan 20 ppm). Penelitian dilakukan di pot dengan berat tanah Vertisol 191 gram dan tanah Entisol 200 gram yang didasarkan pada persamaan volume, sedangkan azolla yang ditanam sebanyak 1 gram/pot. Pemeliharaan (inkubasi) selama 3 minggu, pengamatan dilakukan pada 1, 2, dan 3 minggu setelah tanam. Variabel yang diamati meliputi : biomassa azolla, serapan azolla terhadap Cr, Cr tersedia dalam tanah, serta gejala fisiologis azolla secara visual. Data yang diperoleh, dianalisis statistik dengan menggunakan uji Kruskal Wallis taraf kepercayaan 5%, dilanjutkan uji Mood Median, serta uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan ordo tanah berpengaruh tidak nyata, sedangkan tinggi genangan, konsentrasi logam Cr dan interaksi perlakuan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap serapan azolla dan ketahanan azolla. Kombinasi perlakuan yang memberikan serapan maksimum pada tanah Vertisol adalah pada ketinggian genangan 7 cm dengan konsentrasi Cr 15 ppm, sedangkan pada tanah Entisol adalah pada ketinggian genangan 2 cm dengan konsentrasi Cr 15 ppm. Kombinasi perlakuan yang memberikan ketahanan azolla paling baik pada tanah Vertisol adalah pada ketinggian genangan 2 cm dengan konsentrasi logam Cr 10 ppm, sedangkan pada tanah Entisol adalah pada ketinggian genangan 2 cm dengan konsentrasi logam Cr 5 ppm. Kata Kunci : Serapan Ketahanan A. microphylla Kromium Abstract Under the supervision of Ir. Sudadi, MP; Dwi Priyo Ariyanto, SP. MSc. and Ir. Sumani, MSi. Soil Science Department, Faculty of Agriculture Sebelas Maret University, Surakarta. The research was done in March until May 2009 in the green house of Faculty of Agriculture, Sebelas Maret University, Surakarta. This research aims to find out the influence of water level, soil ordo, Chromium concentration (Cr) and their interactions. The research used the Completely Randomized Design (CRD) factorial with three treatment factors, they are: soil ordo (Vertisols and Entisols), water level (0; 2; and 7 cm) and Cr concentration (0; 5; 10; 15; and 20 ppm). There are 191 grams of Vertisols and 200 grams of Entisols that can get through out by filter measured 2 mm. Both of the kinds of soil were put in to the pot and then stagnanted according to the treatment. A gram of Azolla was spread in to the pot and a gram else was incubated for three weeks. The observation was done in 1, 2, and 3 weeks after planting. The variable observed were: azolla biomass, Cr-uptake by azolla, available-Cr, visual physiological indication of azolla. The data derived was analyzed statistically by Kruskal Wallis test at 5% level, followed with Mood Median test and Correlation test. The result of the research shows that the soil ordo has non significant effect, while water level, Cr concentration, and treatment interaction contribute highly significant toward azolla uptake and its tolerance on Cr. The maximum uptake at the Vertisols is the 7 cm of water level treatment, with 15 ppm of Cr concentration, while at the Entisols is in the 2 cm of water level treatment, with the 15 ppm of Cr concentration. The best tolerance at the Vertisols is the 2 cm of water level treatment with 10 ppm of Cr concentration, while at the Entisols is the 2 cm of water level treatment with 5 ppm of Cr concentration. Keywords: Uptake Tolerance A. microphylla Chromium
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
512.pdf
erwin.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Sudadi, MP
2. Dwi Priyo Ariyanto, SP. MSc
Catatan Umum : 4415/2009
Fakultas : Fak. Pertanian