Penulis Utama : Yulinar Budi Adhi
NIM / NIP : G0005214
× ABSTRACT The Infant Low Birth Weight (LBW) is a baby having less than 2500 grams of body weight regardless gestation period. One of the influencing factor of BBLR occurrence is the mother nutrient status in which the pregnant mother nutrient status can be measured using Mid-Upper Arm Circumference (MUAC). This research is aimed to examine and estimate the relation of pregnant mother Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) on Infant Low Birth Weight (LBW) occurrence. This research is analytical in traits having cross sectional approach. The sample size is of 30 home care patients in RSUD Dr. Moewardi Surakarta, which are selected using fixed disease sampling. Data collection is conducted by 2 methods, they are interview and direct measurement on patient and record the patients’ medical record results. Data is analyzed using linear regression analysis. The influence of MUAC is measured by Odd Ratio (OR) and CI 95%. The result of this research shows that a pregnant mother’s mid-upper arm circle size of < 23.5 cm has 10 times greater risk to bear a baby with less weight than a pregnant mother with upper arm circle size > 23.5 cm (OR = 10; CI 95%). This research concludes that the Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) of > 23.5 cm will decrease the occurrence of newborn with Low Birth Weight (LBW) which statistically significant. The physician and health professional are expected able to provide more health education and elucidation in relation with pregnant mother nutrient status which can influencing the infant body weight Key words : LBW , MUAC ABSTRAK Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi dengan berat lahir kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa gestasi.Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR adalah status gizi ibu dimana status gizi ibu hamil dapat diukur menggunakan ukuran lingkar lengan atas (LILA). Penelitian ini bertujuan menguji dan mengestimasi hubungan antara ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) ibu hamil terhadap kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah Sampel sebanyak 30 orang pasien rawat jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta dipilih dengan teknik fixed disease sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan 2 cara yaitu wawancara dan pengukuran langsung dengan pasien dan mencatat hasil rekam medis pasien. Data dianalisa dengan model analisis analisis regresi linier.Pengaruh LILA diukur dengan Odds Ratio (= OR) dan CI 95% Hasil penelitian menunjukkan Ibu dengan lingkar lengan <23.5 cm memiliki risiko 10 kali lebih besar untuk melahirkan bayi dengan berat badan rendah daripada ibu dengan lingkar lengan >23.5cm (OR=10; CI 95%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ukuran lingkar lengan atas(LILA) >23,5cm akan menurunkan kejadian bayi berat badan lahir rendah(BBLR) yang secara statistic signifikan.Dokter dan profesional kesehatan diharapkan dapat menyediakan pendidikan dan penyuluhan kesehatan berkenaan dengan status gizi ibu hamil yang dapat mempengaruhi berat badan lahir bayi. Kata kunci : BBLR , LILA
×
Penulis Utama : Yulinar Budi Adhi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0005214
Tahun : 2010
Judul : Ukuran lingkar lengan atas (Lila) ibu hamil dan kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2010
Program Studi : S-1 Pendidikan Dokter
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran- G.0005214-2010
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Teguh Prakosa,dr,SpOG
2. Bagus Wicaksono,Drs,MSi
Penguji :
Catatan Umum : 3915/2010
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
View My Stats