Penulis Utama : Taufiq Adhi Prasangka
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C.0501056
Tahun : 2005
Judul : Pengaruh budaya indis terhadap perkembangan arsitektur di Surakarta awal abad XX
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Sastra - 2005
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Sastra NIM. C0501056
Subyek : ARSITEKTUR-SEJARAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dan bersifat deskriptif analitis, yang berusaha mendiskripsikan serta menganalisa perkembangan arsitektur di Surakarta yang dipengaruhi oleh kebudayaan Indis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang (1) Gambaran gaya hidup masyarakat pendukung kebudayaan Indis di Surakarta awal abad 20, (2) Untuk mengetahui perkembangan bentuk dan struktur arsitektur Indis di Surakarta awal abad 20 (3) Untuk mengetahui perkembangan arsitektur di Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian historis sehingga langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi heuristik, kritk sumber baik intern maupun ekstern, interpretasi, dan hitoriografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen dan studi kepustakaan. Dari hasil pengumpulan data, kemudian dianalisa dan diinterpretasikan.

Arsitektur Indis merupakan percampuran antara budaya Belanda (Eropa) dengan budaya Jawa (lokal) yang terjadi akibat proses akulturasi yang panjang. Arsitektur Indis merupakan pencerminan dari pola dan gaya hidup yang dianut oleh sebagian kecil penghuni Nusantara pada masa Kolonial. Gaya hidup Indis mengalami masa kejayaannya hingga awal abad 20, dimana pendukungnya bukan hanya orang Belanda saja, tetapi golongan elit pribumi juga telah masuk dalam lingkaran budaya Indis. Gaya dalam arsitektur Indis yang memadukan antara gaya bangunan Eropa dengan gaya bangunan tradisional dan dipadukan dengan ornamen-ornamen yang indah, merupakan sebuah prestis serta menunjukkan status sosial pemilik rumah. Selain itu struktur bangunan Indis juga merupakan aktualisasi dari semua kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Arsitektur Indis bagi orang-orang Belanda merupakan sebuah jawaban terhadap tantangan alam tropis pulau Jawa.

Seiring dengan perkembangan kota Surakarta yang semakin padat, arsitektur Indis terpaksa menyesuaikan diri. Tidak banyak lagi rumah-rumah besar dengan halaman yang luas karena semakin sempitnya kota Surakarta akibat ledakan penduduk yang sangat cepat. Perkembangan arsitektur di Surakarta juga dipengaruhi dengan adanya perkembangan pendidikan bergaya barat, dan juga perkembangan ekonomi kota Surakarta. Dengan semakin sempitnya tanah perkotaan tidak berarti arsitektur Indis hilang begitu saja, karena secara politis arsitektur Indis dipakai oleh pemerintah Kolonial Belanda sebagai pembeda antara penguasa dan rakyat jelata, serta merupakan simbol dari kekuasaan, status sosial, dan kebesaran yang dibutuhkan oleh penguasa saat itu

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
3. BAB II.doc
2. BAB I.doc
4. BAB III.doc
5. BAB IV.doc
6. BAB V.doc
7. Daftar pustaka.doc
8. Lampiran.doc
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa