Penulis Utama : Viska Armyna Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0005204
Tahun : 2010
Judul : Efek antifungi decocta rimpang jahe merah (zingiber officinale) terhadap pertumbuhan candida albicans secara in vitro
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Ilmu kedokteran-G.0005204-2010
Subyek : ANTIFUNGSI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Viska Armyna Sari, G0005204, 2009. Efek Antifungi Decocta Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale) terhadap Pertumbuhan Candida albicans secara In vitro, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Kandidiasis merupakan penyakit infeksi oleh jamur yang sampai saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Penyebab utama dari infeksi ini terutama adalah Candida albicans. Jahe merah (Zingiber officinale) adalah salah satu tanaman yang mempunyai efek antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antifungi decocta rimpang jahe merah (Zingiber officinale) dibanding flukonazol terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan subjek penelitian biakan Candida albicans pada Sabouroud Dextrose Agar. Sebanyak 10 cawan petri dalam 6 kelompok perlakuan. Setiap cawan petri dibuat 3 sumuran. Pada 5 cawan petri pertama diberi akuades sebagai kontrol negatif, flukonazol dan decocta rimpang jahe merah konsentrasi 25%. Pada 5 cawan petri sisanya diberi decocta rimpang jahe merah konsentrasi 12,5%; 50%; dan 100%. Seluruh cawan petri dimasukkan ke dalam inkubator selama 24 jam pada suhu 37oC. Data berupa diameter zona hambat pertumbuhan yang diuji ANOVA satu arah kemudian dilanjutkan dengan uji Tukey HSD menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) 16,0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata zona hambatan antara keenam kelompok perlakuan. Pada taraf kepercayaan 0,05 terlihat adanya perbedaan zona hambat yang signifikan antara flukonazol 25 µg dengan decocta rimpang jahe merah konsentrasi 12,5%; 25% dan 50%, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara flukonazol 25 µg dengan decocta rimpang jahe merah konsentrasi 100%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa decocta rimpang jahe merah (Zingiber officinale) memiliki efek antifungi terhadap pertumbuhan Candida albicans secara in vitro yang pada konsentrasi 100% memiliki daya hambat yang setara dengan flukonazol 25 µg. Kata kunci : Antifungi, Jahe merah, Candida albicans ABSTRACT Viska Armyna Sari, G0005204, 2009. In vitro Antifungal Effect of Decoction of Red Ginger (Zingiber officinale) To The Growth of Candida albicans, Faculty of Medicine, Sebelas Maret University, Surakarta. Candidiasis is disease of fungal infection still become the problem of health in Indonesia. The root cause of this infection is especially Candida albicans. Red ginger (Zingiber Officinale) is plant which have antifungal effect. The aim of this research is to know the in vitro antifungal effect of decoction of red ginger (Zingiber Officinale) compared to flukonazol to the growth of Candida albicans. Type of this research is laboratory experimental. The objects were Candida albicans on Sabouraud Dextrose Agar. 10 petri plates were divided in 6 treatment groups. Every petri plate was made 3 wells. Three wells were punched in each of 5 petri plates and filled of aquades as negative control, fluconazole and decoction of red ginger consentration 25%. While three wells in each of 5 petri plates and filled of decoction of red ginger concentration 12,5%; 50% and 100%. The zones of inhibition were measured after 24 hours of incubation at 37o C. The diameter of inhibition zones as the results of research were analyzed statistically using one way ANOVA then continued with Post Hoc Test, Tukey HSD. Both of tests were using Statistical Product and Service Solution (SPSS) 16.0 for Windows program. The results of research show the mean difference of inhibition zones between six treatment groups. In level of significance 0,05 can be seen there were significant differences between fluconazole 25 µg and decoction of red ginger concentration 12,5%; 25% and 50%. However, there were not significant difference between fluconazole 25 µg and decoction of red ginger concentration 100%. In conclusion, decoction of red ginger has in vitro antifungal effect to the growth of Candida albicans, which is on concentration 100% owning sensitivity as equal as fluconazole 25 µg. Keywords : Antifungal, Red ginger, Candida albicans
File Dokumen Tugas Akhir : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
vis.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. H. Darukutni, dr., Sp. ParK
2. Slamet Riyadi, dr., M. Kes
Catatan Umum : 1928/2010
Fakultas : Fak. Kedokteran