Penulis Utama : Idha Rachmawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Refleksi kehidupan manusia dalam novel Lubang dari separuh langit karya Afrizal Malna Sebuah tinjauan semotik
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2005
Kolasi : xii, 95 hal.: lamp.
Sumber : UNS-FSSR NIM C0201040
Subyek : FIKSI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

2005. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah aspek formal yang meliputi tokoh, alur dan latar dalam kerangka semiotik antarunsur yang membentuk makna keseluruhan dalam LDSL karya Afrizal Malna? Bagaimanakah simbol-simbol melalui gaya penulisan yang terdapat dalam LDSL sebagai refleksi dari kehidupan orang-orang yang terpingir? (3) Apa makna yang terkandung dalam LDSL?

Tujuan penelitian ini (1) Mendeskripsikan aspek formal yang meliputi tokoh, alur dan latar dalam kerangka semiotik antarunsur yang membentuk makna keseluruhan dalam LDSL karya Afrizal Malna. (2) Mendeskripsikan simbol-simbol melalui gaya penulisan yang terdapat dalam LDSL sebagai refleksi dari kehidupan orang-orang yang terpingir. (3) Mendeskripsikan makna yang terkandung dalam LDSL.

Objek kajian dalam penelitian ini adalah ditekankan pada kata-kata, frasa, dan kalimat yang menggambarkan pemaknaan refleksi kehidupan manusia dari kelompok marginal dalam novel Lubang dari Separuh Langit karya Afrizal Malna. Novel Lubang dari Separuh Langit karya Afizal Malna diterbitkan oleh penerbit AKP (Akademi Kebudayaan Yogyakarta) cetakan pertama : tahun 2004, setebal 152 halaman. Sumber data yang penulis gunakan dalam penelitian ini meliputi (1) sumber data primer, yaitu novel LDSL karya Afrizal Malna yang diterbitkan oleh Akademi Kebudayaan Yogyakarta tahun 2004; (2) sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah artikel yang berjudul "Anak Jadah dan Anak Suci dari Rahim Fiksi" karya Binhad Nurrohmat diakses dari www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id+2004101700140550/ Tifa Minggu, 17 Oktober 2004.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka dan teknik interview atau wawancara langsung dengan pengarang melalui korespondensi atau surat menyurat, kemudian teknik pengolahan datanya melalui beberapa tahap yaitu tahap deskripsi, tahap klasifikasi, tahap analisis, tahap interpretasi data dan tahap evaluasi. Teknik penarikan kesimpulannya menggunakan teknik penarikan kesimpulan induktif, yaitu pola penarikan kesimpulan dengan cara berpikir berdasarkan pengetahuan yang bersifat khusus untuk menemukan suatu kesimpulan yang bersifat umum.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan struktural naratif dan semiotik. Sebelum penulis melakukan pendekatan secara semiotik, sebagai langkah awal penulis menggunakan pendekatan struktural naratif yang bertujuan untuk membentuk makna keseluruhan dalam novel Lubang dari Separuh Langit karya Afrizal Malna.

Dari analisis ini dapat disimpulkan tiga hal yaitu sebagai berikut.

  1. Dilihat dari hubungan antar unsur-unsur pembangun novel Lubang dari Separuh Langit melalui analisis struktural naratif yang meliputi tokoh, alur dan latar yang membentuk makna keseluruhan mempunyai hubungan yang erat dalam satu kesatuan tema untuk membentuk makna totalitas. Unsur-unsur itu saling mendukung satu sama lain yang di dalamnya mampu merefleksikan suatu kehidupan orang-orang kelas bawah khususnya orang-orang terpinggir. Hal ini tercermin dalam keseluruhan tokoh-tokoh dalam novel Lubang dari Separuh Langit seperti Neneng, Jejak, Sarpan, Rochim, ibu Timah, Pak Sarip dan Mumu. Kehidupan mereka merupakan gambaran dari bagian masyarakat kelas bawah yang terpinggirkan dan telah menjadi korban kemajuan kota dari pembangunan globalisasi. Adapun realita permasalahan yang dihadapi orang-orang terpinggir adalah adanya tindakan pemerintah tentang penggusuran rumah, tukang becak dan PKL.
  2. Sebagai refleksi kehidupan manusia, novel Lubang dari Separuh Langit karya Afrizal Malna ini banyak mengungkapkan tentang kehidupan orang-orang pinggiran yang selalu mendapat perlakuan kurang adil dari pemerintah. Melalui hubunganya antara tanda dan acuannya yang berupa ikon, indeks dan simbol mengisyaratkan tentang perjuangan orang-orang pinggiran dalam mempertahankan kehidupannya. Seperti tokoh Neneng, Jejak, Sarpan, Rochim, ibu Timah, pak Sarip dan Mumu dalam novel Lubang dari Separuh Langit terpaksa melawan kebijakan pemerintah tentang adanya penggusuran tempat tinggal dan pekerjaan mereka sebagai PKL dan tukang becak. Selanjutnya penokohan dan penggambaran latar yang dijabarkan dalam sebuah tema dapat memperlihatkan nasib orang-orang terpinggirkan akibat penggusuran yang dilakukan oleh petugas-petugas trantib. Tokoh Neneng terpaksa menjadi pelacur, Jejak dipenjara akibat melawan pemerintah, Sarpan dan Rochim mengalami nasib yang mengenaskan akibat penggusuran becak, ibu Timah kehilangan tempat tinggal tanpa ada tempat penampungan sebagai gantinya, pak Sarip pun mengalami nasib yang terlunta-lunta, dan Mumu mengalami keterlantaran pendidikan. Akibat penggusuran itu mereka hidup dengan penuh ketakutan dan keputusasaan.
  3. Makna yang terkandung dalam novel Lubang dari Separuh Langit melalui pendekatan semiotik adalah gambaran kehidupan dari sebagian masyarakat Indonesia terpinggirkan yang terdepak dari jalur peredaran sosial. Nasib tokoh-tokoh dalam novel Lubang dari Separuh Langit merupakan cermin realitas kehidupan orang-orang yang tinggal di daerah bantaran sungai dengan bangunan rumah yang padat, sempit, kumuh dan kotor. Mereka mempertahankan hidupnya dengan bekerja sebagai tukang becak, pemulung, pedagang kaki lima, ataupun pelacur. Dalam novel Lubang dari Separuh Langit ini juga mengandung makna tentang adanya sikap pemerintah yang bertindak tidak adil terhadap orang kecil yaitu hanya mementingkan masyarakat kelompok menengah ke atas tanpa mempedulikan kelompok ekonomi kecil. Penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah terhadap tokoh-tokoh dalam novel Lubang dari Separuh Langit seperti Neneng, Jejak, Sarpan, Rochim, ibu Timah, Pak Sarip dan Mumu dilakukan tanpa memberikan solusi. Pemerintah pun tidak memperhatikan dampak penggusuran itu bagi mereka. Padahal mereka juga memerlukan tempat dalam membangun suatu komunitas.

 

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dra. Murtini, M.S.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa