Penulis Utama : Heri Pamungkas Joko Santoso
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I.0105085
Tahun : 2009
Judul : Pengaruh jenis serat limbah produk industri dan agregat daur ulang pada kinerja kuat desak dan modulus elastisitas beton berserat (influence of type of industrial product waste fibres and recycled aggregate on the compressive strength and modulus of elast
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS- F. Teknik Prog. DIII Teknik Sipil- I.0105085- 2009
Subyek : INDUSTRI
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Limbah produk industri dan limbah bangunan yang tidak terpakai bila tidak diolah dapat mencemari lingkungan. Limbah industri dan limbah bangunan sesungguhnya masih memiliki karakteristik kekuatan bahan yang memungkinkan digunakan sebagai bahan bangunan. Limbah industri seperti roda kendaraan, kaleng, dan plastik dapat diolah menjadi serat yang dapat dipakai sebagai bahan tambah beton, limbah reruntuhan bangunan dapat diolah menjadi agregat yang dapat digunakan kembali sebagai bahan beton. Mengkombinasikan agregat daur ulang dan serat limbah merupakan upaya memanfaatkan bahan limbah beton dan limbah industri sebagai bahan beton berserat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil dari kuat desak dan modulus elastisitas beton serat, baik serat tunggal maupun serat hibrida, yang dibuat dari serat berbahan limbah ban, kaleng, dan plastik, serta mengamati perubahan kinerjanya bila digunakan agregat daur ulang limbah bangunan. Penggunaan Serat dari limbah produk industri diharapkan dapat meningkatkan kualitas beton sebagai akibat dari perilaku mekanis serat didalam beton seperti pada umumnya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan total benda uji 30 buah, tiap variasi ada 3 sampel dengan kadar serat 1 % terhadap volume beton. Benda uji yang digunakan adalah silinder beton dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Kuat desak dan modulus elastisitas beton serat diuji pada umur beton 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan serat limbah produk industri dengan kadar 1 % dari volume beton tidak memberikan peningkatan terhadap nilai kuat desak dan modulus elastisitas beton seperti yang diharapkan. Selain itu, hasil pengujian juga menunjukkan penggunaan agregat daur ulang mengakibatkan penurunan nilai kuat desak dan modulus elastisitas beton yang cukup signifikan dibanding dengan penggunaan agregat normal. Dari analisis hasil, pemakaian serat menyebabkan penurunan kuat desak sebesar 6,19 % - 46,90 % dan modulus elastisitas sebesar 3,72 % - 68,24 %. Sedangkan penggunaan agregat daur ulang menyebabkan penurunan nilai kuat desak beton sebesar 14,05 % - 31,82 % dan modulus elastisitas sebesar 2,29 % - 55,32 %. Kata kunci: agregat daur ulang, beton serat, kuat desak dan modulus elastisitas. ABSTRACT Industrial product waste and unused building waste if not processed can polute the environment. industrial waste and building waste actually still have the characteristic of material that still can be used as a building material. Industrial waste like wheels, can, and plastic can be recycled as a fibre that can be used as an additional concrete material, building waste can be recycled to be an aggregate that can be used again as a concrete material. Combining recycled aggregate and waste fibre is an effort to use the concrete waste material and industrial waste as a fibered concrete material. This research aimed to get the result of the compressive strength and the modulus of elasticity from the fibre concrete, neither it is a single fibre or a hybrid fibre, that made from a fibre from tire material, can, and plastic, and also to observe the changes of its way of work if it’s using the building waste recycle aggregate. The using of fibre from industrial waste is hope can increase the quality of concrete as the effect of behavior of mechanic fibre on the concrete in the same manner as general. This research is using the experiment methods with total 30 test object, each variation has 3 samples with 1 % fibre level of the concrete volume. The test object is a cylinder concrete with diameter 15 cm and high 30 cm. Compressive strength and modulus of elasticity fibre reinforced concrete tested at 28 days concrete age. The test result shows that the fibre addition from the industrial waste is not increase the compressive strength and modulus of elasticity as expected. Besides that, the test result is also show that the using of recycled aggregate may cost the significant decrease of the compressive strength and modulus of elasticity level which is compared when using the normal aggregate. From the result analysis, the using of fiber reduced the compressive strength about 6,19 % - 46,90 % and the modulus of elasticity about 3,72 % - 68,24 %. While the using of recycle aggregate significantly reduced compressive strength about 14,05 % - 31,82 % and the modulus of elasticity about 2,29 % - 55,32 %. Keywords: recycled aggregate, fibre reinforced concrete, compressive strength and modulus of elasticity
File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HERI PAMUNGKAS JOKO SANTOSO.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Techn. Ir. Sholihin As’ad, MT
2. Wibowo ST, DEA
Catatan Umum : 2210/2009
Fakultas : Fak. Teknik