Penulis Utama : Maria Kristin Pancawati
NIM / NIP : F3307075
× ABSTRAK Perum pegadaian sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 2 PP no 103 Tahun 2000 adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang jasa di bawah naungan departemen keuangan yang diberi tugas dan wewenang pada kegiatan usaha yang memfasilitasi pinjaman uang sesuai dengan pedoman pinjaman gadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tata cara penerapan sistem dan prosedur pemberian kredit gadai baru dan pelunasan gadai ulang yang terjadi dalam aktivitas yang telah dijalankan oleh Perum Pegadaian Cabang Purwotomo, mengetahui sistem pengendalian internnya, dan mengetahui permasalahan yang terjadi pada sistem dan prosedur pemberian kredit gadai baru dan pelunasan gadai ulang yang dihadapi oleh Perum Pegadaian Cabang Purwotomo. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode pengumpulan data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari Perum Pegadaian, dan wawancara yaitu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara tanya jawab secara langsung dengan pihak yang berkompeten dengan masalah ini, serta melalui magang kerja. Dari hasil evaluasi yang telah dilakukan, dapat diketahui adanya kelebihan dan kelemahan dalam sistem pemberian kredit gadai baru dan sistem pelunasan gadai ulang pada Perum Pegadaian cabang Purwotomo. Kelebihannya adalah adanya struktur organisasi yang memisahkan fungsi tanggung jawab secara tegas, adanya pemakaian formulir bernomor urut tercetak, adanya sistem otorisasi dan prosedur pencatatan, adanya praktik yang sehat, dan adanya rotasi jabatan. Sedangkan kelemahannya adalah sistem otorisasinya yang belum sepenuhnya dilakukan karena tidak diadakan pengecekan ulang terhadap pemberian pinjaman, fungsi penaksir tidak dilibatkan dalam sistem pelunasan gadai ulang, dan terdapat dwifungsi oleh fungsi gudang yang juga bertindak sebagai fungsi pemegang kunci gudang. Berdasarkan hasil temuan tersebut, maka penulis memberikan saran untuk melakukan pemisahan fungsi antara fungsi gudang dan fungsi pemegang kunci, pencatatan buku kas dan laporan harian kas dilakukan oleh kasir, penggunaan nomor urut tercetak disemua formulir, hendaknya dalam penentuan uang pinjaman dilakukan pengecekan ulang oleh pimpinan cabang, dan hendaknya fungsi penaksir dilibatkan dalam sistem pelunasan gadai ulang. ABSTRACT The Pawnshop Public Corporation as such in section 2 of PP no 103 year 2000 is a company that moves in service area below of Department of Finance, whom given any duty and authority on the business activities that facilitate money loaning in accordance with the pawning loan guidelines. Target of this research are to know the method of the application of the system and procedures in new pawn system and re-pawn redemption system that happened in activities which have been run by the Pawnshop Public Corporation of Purwotomo branch, knowing its internal control system, and to know the problems that happened in the system and procedures of the new pawn and re-pawn redemption faced by Pawnshop Public Corporation of Purwotomo branch. The research is carried out by primary data collection that the data is obtained directly from yhe Pawnshop Public Corporation, and interview that is method of data collecting done by interview with the parties which have competence with this problem, and also by practice work field. From the result of the evaluation which have been done, it can be seen that there are many benefits and weaknesses in system of new pawn and re-pawn redemption at Pawnshop Public Corporation of Purwotomo branch. The benefits are the existence of organization structure that explicitly separates the responsibility function, the exsistence of usage serial number printed form, existence of authorization and recording procedures, exsistence of a healthy practice, existence of occupation rotation. While the weaknesses are authorization system which not yet fully conducted because it is not performed re-checking to giving loan, appraiser function is not involved in re-pawn redemption system, there are double function by warehouse function which also act as key owner function. According to the result of this research, the writer suggestions are: conducting function dissociation between warehouse function and key owner function, recording of cash book and daily report of cash conducted by cashier, usage serial number printed at all of form, shall in determination of loan money re-checked by head branch, and appraiser function shall be involved at re-pawn redemption system.
×
Penulis Utama : Maria Kristin Pancawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : F3307075
Tahun : 2010
Judul : Evaluasi sistem gadai baru dan pelunasan gadai ulang pada perum Pegadaian cabang Purwotomo Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2010
Program Studi : D-3 Akuntansi
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Prog. D III Akuntansi-F.3307075-2010
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Christyaningsih Budiwati, SE, M.si, Ak
Penguji :
Catatan Umum : 5878/2010
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.