Penulis Utama : Ervina Arta Jayanti Hutabarat
NIM / NIP : G0007193
× Abstrak Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik, dengan post test only control groups design. Hewan uji yang digunakan adalah 32 ekor mencit jantan. Kemudian 18 ekor mencit diinduksi dengan streptozotocin dengan dosis 65 mg/kgBB dalam 0,02M larutan buffer salin sitrat. Selanjutnya 18 ekor mencit dibagi menjadi 3 kelompok, sehingga secara keseluruhan terdapat 4 kelompok yaitu kelompok kontrol, kelompok DM, kelompok yang diberi metformin dosis 1,3 mg/mencit/hari dan kelompok yang diberi ekstrak daun sendok dosis 1000 mg/kgBB/hari. Pada akhir minggu ke-2, dilakukan terminasi dan diambil organ ginjal mencit untuk dibuat preparat, lalu dilakukan pengamatan dan dihitung jumlah glomerulus yang rusak dan diameter glomerulus menggunakan mikroskop cahaya dan optilab. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan uji One Way Anova menggunakan program SPSS for Microsoft Windows release 17.0. Signifikansi yang digunakan adalah p<0,05. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan rata-rata jumlah kerusakan glomerulus ginjal pada kelompok kontrol vs DM (p=0,000); DM vs metformin (p=0,036); DM vs daun sendok (p=0,006); metformin vs daun sendok (p=0,448). Sehingga terdapat perbedaan antar kelompok perlakuan. Rata-rata diameter glomerulus pada kelompok kontrol vs DM (p=0,000); DM vs metformin (p=0,000); DM vs daun sendok (p=0,000); metformin vs daun sendok (p=0,000). Sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan. Hasil penelitian menujukan bahwa pemberian ekstrak daun sendok dosis 1000 mg/kgBB/hari mampu mencegah kerusakan glomerulus ginjal mencit induksi streptozotocin. Abstract The study belongs to a laboratory experiment, with post test only control groups design. The tested animals used were 32 male mice. 18 mice were induced using streptozotocin at 65 mg/kgBW dosage in 0.02M saline citric buffer solution. Next, 18 mice were divided into 3 groups, so that totally there were 4 groups: control, DM, metformin with 1.3 mg/mice/day dose and daun sendok extract 1000 mg/kgBW/day groups. In the end of week-2, the termination was done and the mice’s renal organ was taken to make preparation, and then the observation was done and the number of damaged glomerulus and glomerulus diameter was estimated using light microscope and optilab. The data obtained was then processed statistically using One Way Anova test with SPSS for Microsoft Windows release 17.0 program at significance level p < 0.05. Considering the result of data analysis, it is found the mean number of renal glomerulus damage in control vs DM groups (p = 0,000); DM vs metformin (p = 0,036); DM vs daun sendok (p= 0,006); metformin vs daun sendok (p = 0,448). Thus, there is difference among treatment groups. The mean diameter of glomerulus in control vs DM groups (p = 0,000); DM vs metformin (p = 0,000); DM vs daun sendok (p= 0,000); metformin vs daun sendok (p = 0,000). Thus, there is difference among treatment groups. The result of research shows that the administration of daun sendok (Plantago major L.) ethanol extract at 1000 mg/kgBW/day dose can prevent the renal glomerulus damage in the streptozotocin induced mice.
×
Penulis Utama : Ervina Arta Jayanti Hutabarat
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0007193
Tahun : 2010
Judul : Pengaruh pemberian ekstrak Daun sendok (plantago major l.) terhadap gambaran histologis glomerulus ginjal mencit BALB/C induksi streptozotocin
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Kedokteran - 2010
Program Studi : S-1 Pendidikan Dokter
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Kedokteran-G 0007193-2010
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.