Penulis Utama : Kun Mulyawan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Kajain pemberian fosfor terhadap hasil dan mutu benih beberapa varietas tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merrill)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Program Studi Agronomi, Program Pascasarjana UNS - 2005
Kolasi : xiv, 88 hal.: ilus.; tab.; lamp.; 30 cm
Sumber : UNS-Program Pascasarjana NIM. S 6103023-2005
Subyek : TANAMAN KEDELAI
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Kun Mulyawan. S.6103023. Tesis. 2005 Kajian Pemberian Fosfor Terhadap Hasil dan Mutu Benih Beberapa Varietas Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merrill). Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari pengaruh pemberian fosfor terhadap hasil dan mutu beberapa varietas tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merrill). Perlakuan terdiri atas dua faktor yaitu perlakuan takaran pupuk fosfat masing-masing 0 kg/ha P2O5, 18 kg/ha P2O5, 36 kg/ha P2O5, dan 72 kg/ha P2O5 dan varietas kedelai yang digunakan dalam penelitian ini masing-masing adalah varietas Wilis, Petek, dan Burangrang. Percobaan dilaksanakan di desa Wironanggan, kecamatan Gatak, kabupaten Sukoharjo dari bulan Oktober 2004 sampai dengan bulan Pebruary 2005. Perlakuan disusun menggunakan rancangan percobaan kelompok yang diacak secara lengkap dengan tiga ulangan. Kombinasi perlakuan sebanyak 12 petak percobaan dengan dua faktor perlakuan yang diuji cobakan. Kedelai ditanam pada petak percobaan berukuran 120 cm x 200 cm dengan jarak tanam 15 cm x 40 cm. Pemupukan pertanaman menggunakan Urea 50 kg/ha dan KCl sebanyak 100 kg/ha, sedang pupuk SP-36 diberikan sesuai takaran perlakuan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa seluruh faktor perlakuan takaran pupuk fosfat dan varietas kedelai tidak saling berinteraksi terhadap semua variabel pengamatan. Pemberian fosfor sebanyak 36 kg/ha P2O5 dapat meningkatkan hasil tanaman kedelai yang ditunjukkan dengan berat biji per petak tertinggi dapat mencapai bobot 370,61 gram. Pengaruhnya terhadap peningkatan mutu benih tanaman kedelai ditunjukkan dengan bobot 100 biji tertinggi dapat mencapai 10,36 gram; daya berkecambah benih tertinggi dapat mencapai 83,00 %; berat kering kecambah tertinggi mencapai 2,87 gram; dan kecepatan tumbuh benih tertinggi mencapai 40,37 %/etmal, sedangkan kandungan protein benih tertinggi yaitu 36,78 %, dicapai pada pemberian fosfor sebanyak 72 kg/ha P2O5. Penggunaan varietas Burangrang berpengaruh terhadap peningkatan berat biji per petak yaitu mencapai 401,93 gram. Pengaruhnya terhadap peningkatan mutu benih tanaman kedelai ditunjukkan dengan bobot 100 biji tertinggi dapat mencapai 12,29 gram; Berat kering kecambah dapat mencapai 3,04 gram; dan kandungan protein benih dapat mencapai 35,79 %, sedangkan daya berkecambah benih tertinggi yaitu 80,75 % dan kecepatan tumbuh benih tertinggi yaitu 38,62 %/etmal, dicapai pada penggunaan varietas Wilis.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Edi Purwanto, M.Sc.
2. Ir. Djoko Mursito, MP.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana