Penulis Utama : Sukarno
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Kajian umur bibit dan jenis pemupukan terhadap jumlah anakan dan produktivitas beberapa varietas padi (Oryza sativa L.)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Program Studi Agronomi, Program Pascasarjana UNS - 2005
Kolasi : xvi, 94 hal.: ilus.; tab.; lamp.; 30 cm
Sumber : UNS-Program Pascasarjana NIM. S 6104032-2005
Subyek : VARIETAS PADI
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Sukarno, S.610 4032. 2005. Kajian umur bibit dan jenis pemupukan terhadap jumlah anakan dan produktivitas beberapa varietas padi (Oryza sativa L.). Tesis : Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur bibit dipindahkan, pengaruh penggunaan pupuk anorganik, dan pupuk anorganik dengan pupuk organik terhadap jumlah anakan dan produktivitas beberapa varietas padi, serta perlakuan mana yang secara ekonomis memberikan keuntungan. Percobaan dilakukan di BBI Padi Tegalgondo dengan menggunakan rancangan perlakuan split split plot yang menggunakan rancangan dasar RAKL Faktorial tiga faktor yang diulang 3 kali, yaitu pemupukan P, varietas V, dan Umur bibit dipindahkan V. Perlakuan P dengan 2 taraf yaitu pupuk anorganik dan pupuk anorganik ditambah organik, perlakuan V dengan 3 taraf yaitu Rojolele, Ciherang, dan Diahsuci, sedang perlakuan umur bibit dipindahkan pada 9, 15, dan 21 hari setelah sebar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan pupuk, macam varietas, dan umur bibit (PVU), Pupuk Varietas (PV), Pupuk Umur Bibit (PU), macam Varietas Umur bibit (VU), perlakuan P, dan perlakuan U tidak berpengaruh terhadap jumlah anakan. Yang berpengaruh terhadap jumlah anakan adalah perlakuan varietas yaitu Ciherang. Kombinasi perlakuan jenis pupuk,macam varietas, dan umur bibit (PVU) berpengaruh nyata terhadap produktivitas ( GKP/ha dan GKG/ha), interkasi PU dan VU berpengaruh sangat nyata terhadap produktivitas padi, sedang interaksi perlakuan PV tidak berpengaruh. Penambahan pupuk organik dapat meningkatkan produksi pada varietas Ciherang, dari 6,929 ton GKP/ha pada perlakuan jenis pupuk anorganik menjadi 7,272 ton GKP/ha. Produktivitas tertinggi dicapai pada kombinasi perlakuan jenis pupuk organik, varietas Ciherang, pada umur bibit 9 hari dipindahkan atau P2V2U1 sebesar 5,903 ton GKG/ha, sedang terrendah dicapai pada kombinasi perlakuan P1V1U2 sebesar 3,215 ton GKG/ha. Penggunaan varietas Rojolele walaupun produksi terrendah dibanding dua varietas lainnya namun memberikan keuntungan yang paling tinggi sebesar Rp.14.890.000,- per hektar pada pemindahan bibit umur 21 hari ( BC Ratio 3,25 ), sedang pada umur 9 hari memberi tambahan pendapatan Rp 13.734.000 dengan BC ratio 3,07 dengan selisih waktu penghematan 7 hari. Sedang dengan penambahan pupuk organik varietas Rojolele dicapai pada kombinasi perlakuan P2V1U2 dengan keuntungan sebesar Rp 12 495 000,-.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Edi Purwanto, M.Sc.
2. Prof. Dr. Ir. H. Suntoro, MS.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana