Penulis Utama : Sri Rejeki
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S850809316
Tahun : 2011
Judul : Eksperimentasi Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (Ctl) dan Problem Posing Ditinjau dari Keaktifan Belajar Siswa
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2011
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Pend. Matematika-S.850809316-2011
Subyek : CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Apakah pembelajaran matematika pada materi operasi hitung bilangan bulat dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih baik daripada pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing (2) Apakah siswa yang memiliki keaktifan belajar tinggi akan mempunyai prestasi belajar lebih baik dibanding dengan siswa yang memiliki keaktifan belajar sedang dan rendah serta siswa yang memiliki keaktifan belajar sedang akan mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dibanding siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah (3) Apakah pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan pendekatan Problem Posing pada siswa dengan keaktifan belajar tinggi, sedang dan rendah (4) Apakah pada pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), siswa dengan keaktifan belajar tinggi lebih baik prestasi belajarnya daripada siswa dengan keaktifan belajar sedang dan dan rendah serta siswa dengan keaktifan belajar sedang lebih baik prestasinya daripada siswa dengan keaktifan belajar rendah (5) Apakah pada pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing, siswa dengan keaktifan belajar tinggi lebih baik prestasi belajarnya daripada siswa dengan keaktifan belajar sedang dan rendah serta siswa dengan keaktifan belajar sedang lebih baik prestasinya daripada siswa dengan keaktifan belajar rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2 3. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V (lima) SD Negeri di Kecamatan Grobogan. Pengambilan sampel dilakukan dengan stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 202 orang dengan rincian 108 orang untuk kelas eksperimen dan 94 orang untuk kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes prestasi belajar matematika dan angket keaktifan belajar siswa. Sebelum digunakan untuk pengambilan data, instrumen tes prestasi dan angket gaya belajar terlebih dahulu diujicobakan. Penilaian validitas isi instrumen tes dan angket dilakukan oleh validator. Uji reliabilitas instrumen tes menggunakan rumus KR-20, sedangkan uji reliabilitas instrumen angket menggunakan rumus Cronbach Alpha. Daya pembeda tes dan konsistensi internal angket menggunakan rumus korelasi produk momen dari Karl Pearson. Uji keseimbangan menggunakan uji rerata t, dengan diperoleh kesimpulan bahwa kedua kelompok eksperimen dalam keadaan seimbang. Uji prasyarat meliputi uji normalitas dengan menggunakan metode uji Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan metode Bartlett dengan statistik uji Chi Kuadrat. Dengan diperoleh kesimpulan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan uji hipotesis, uji komparasi ganda diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Pendekatan pembelajaran CTL memberikan prestasi yang sama dengan pendekatan Problem Posing. (2) Terdapat perbedaan efek keaktifan belajar. Siswa yang memiliki keaktifan belajar tinggi memiliki prestasi belajar yang sama dengan siswa yang memiliki keaktifan belajar sedang. Siswa yang memiliki keaktifan belajar sedang memiliki prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang memiliki belajar rendah, dan siswa yang memiliki keaktifan tinggi memiliki prestasi yang lebih baik daripada siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah. (3) Pada siswa dengan keaktifan belajar tinggi, sedang dan rendah, pendekatan CTL memberikan prestasi belajar sama dengan pendekatan Problem Posing (4) Pada pembelajaran dengan pendekatan CTL, semua kategori keaktifan belajar memberikan prestasi yang sama, baik keaktifan belajar tinggi, sedang maupun rendah. (5) Pada pembelajaran dengan pendekatan Problem Posing, siswa dengan keaktifan belajar tinggi memiliki prestasi yang sama baiknya dengan siswa dengan keaktifan belajar sedang, siswa dengan keaktifan belajar sedang memiliki prestasi yang sama dengan siswa dengan keaktifan belajar rendah dan siswa dengan keaktifan belajar tinggi memiliki prestasi lebih baik daripada siswa dengan keaktifan belajar rendah. Kata kunci: Contextual Teaching and Learning (CTL), Problem Posing, Keaktifan Belajar Siswa
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
SRI REJEKI.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Budiyono, M.Sc.
2. Drs. Sutrima, M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana