Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ; (1) Perbedaan pengaruh antara
pendekatan drill dan bermain terhadap kemampuan dribbling sepakbola siswa
SSB Bina Nsantara Klaten Tahun 2010.(2) Perbedaan pengaruh antara koordinasi
mata-kaki tinggi dan koordinasi mata-kaki rendah terhadap kemampuan dribbling
sepakbola siswa SSB Bina Nsantara Klaten Tahun 2010.(3) Ada tidaknya
interaksi antara pendekatan drill dan bermain dan koordinasi mata-kaki terhadap
kemampuan dribbling sepakbola siswa SSB Bina Nsantara Klaten Tahun 2010.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini terhadap
siswa Sekolah Sepakbola Bina Nusantara Klaten usia 10-12 tahun 2010 yang
berjumlah 60 siswa. 40 dari seluruh siswa dijadikan sampel penelitian. Teknik
pengumpulan data dengan tes dan pengukuran yang meliputi tes koordinasi mata-
kaki dengan Mc. Donald Soccer test dari Kireilis Cobb & Segrest (1969:179-180)
serta tes kemampuan tes dribbling bola dari Norbet Rogalski & Ernest G. Diegel
yang dikutip Soekatamsi (1988:258). Tekhnik analisis data yang digunakan adalah
ANAVA 2 X 2.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut: (1)Ada
perbedaan pengaruh yang signifikan antara pendekatan drill dan bermain terhadap
kemampuan dibbling bola dalam permainan sepakbola pada siswa usia 10-12
tahun Sekolah Sepakbola Bina Nusantara Klaten tahun 2010. (2) Ada perbedaan
yang signifikan antara koordinasi mata-kaki tinggi dan koordinasi mata-kaki
rendah terhadap kemampuan dribbling bola dalam permainan sepakbola pada
siswa usia 10-12 Sekolah Sepakbola Bina Nusantara Klaten 2010. (3) Ada
interaksi antara pendekatan drill - bermain dan koordanasi mata-kaki terhadap
kemampuan dribbling bola dalam permainan sepakbola pada siswa usia 10-12
Sekolah Sepakbola Bina Nusantara Klaten 2010 (a) Koordinasi mata-kaki tinggi
lebih cocok untuk latihan pendekatan bermain, (b)Koordinasi mata-kaki rendah
lebih cocok untuk latihan pendekatan drill.