Penulis Utama : Yudhi Prasetyo
NIM / NIP : G0006224
× Tujuan penelitian. Ekstrak kunyit kuning (Curcuma longa) mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan menurunkan nekrosis sel hati yang diakibatkan dari metabolism alkohol. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui ekstrak kunyit kuning (Curcuma longa) sebagai hepatoproteksi yang diinduksi alkohol. Metode penelitian. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan post test only controlled group design. Sampel berupa mencit (Mus musculus) jantan, galur Swiss Webster berumur 2-3 bulan dengan berat badan +20gr. Sampel sebanyak 28 ekor dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 7 ekor mencit. Teknik sampling yang dipakai adalah incidental sampling. Kelompok kontrol (K), mencit diberi aquades 1ml peroral perhari selama 9 hari. Kelompok perlakuan 1 (PI), mencit diberi alkohol dengan persentase bertingkat 15%, 20%, 25% dan 30% dengan dosis 0,028ml/20gr bb mencit/hari. Kelompok perlakuan 2 (PII), mencit diperlakukan seperti PI dan diberi ekstrak kunyit kuning 0,14mg/20gr bb mencit/hari. Kelompok perlakuan 3 (PIII), mencit diperlakukan seperti PI dan diberi Ekstrak kunyit kuning 0,28mg/20gr bb Mencit/hari, mencit dikorbankan dengan cara dislokasi vertebra cervikalis kemudian organ hepar diambil dan dibuat preparat dengan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Gambaran histologis hepar diamati dan dinilai berdasarkan kerusakan histologis yang berupa inti pyknosis, karyorrhexis, dan karyolysis, dimana dari setiap jenis kerusakan ini, masing-masing diberi skor 1. Data dianalisis dengan menggunakan uji One-Way ANOVA (Analysis of Variant) (α=0,05). Namun sebelumnya perlu dilakukan uji T-test Independent pada kelompok control dan P1 dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Multiple Comparisons (LSD) (α=0,05). Hasil penelitian. Hasil uji Oneway ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara keempat kelompok perlakuan. Hasil uji Post Hoc menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara K-P I, K-P II, K-P III, P I-P II, P II-PIII, dan kelompok P I-PIII (p<0,05). Simpulan penelitian. Ekstrak kunyit kuning (Curcuma longa) dapat mengurangi kerusakan sel hepar mencit (Mus musculus) akibat paparan alkohol tetapi pada peningkatan dosis ekstrak kunyit kuning, menjadi 2 kali dosis pertama tidak meningkatkan efek proteksinya terhadap kerusakan sel hepar mencit yang di induksi oleh alkohol (p<0,05). Objective: Curcumin Extract (Curcuma longa) has antioxidant activity to protect liver cell damage resulting from free radicals activity produced by alcohol metabolism. The objective of this research was to investigate the hepatoprotection activity of curcumin extract on liver cell damage induced by alcohol. Methods: This was a laboratory experimental research with the post test only controlled group design. Samples in this research were twenty eight male mice (Mus musculus), Swiss Webster type, age 2-3 months old and +20gr of each weight. Samples divided into 4 groups, each group has seven mices. Mice for control group (K) was only given aquadest 1ml/20gr weight of mice for 9 days in a row. The first treatment group (PI) was treated and given alcohol with increment form 15%, 20%, 25%, and 30% with dose 0,028ml/20g weight of mice. The second treatment group (PII) will be given like PI and given curcumin extract dose I which consist of 0,14mg/20g weight of mice for 9 days in a row.The third treatment group (PIII) will be given like PI and given curcumin extract dose II which consist of 0,28mg/20gr weight of mice. Finally on day 9th, mice were sacrificed with vertebra cervicalis dislocation then liver was taken and stained with Hematoxillin Eosin (HE). Histologic preparation was observied and scored based on the hepatocyte nuclear appearance (pyknosis, karyorrhexis and karyolysis). And each one of them was given score 1. Data were analized by One-Way ANOVA test (α=0,05) and before that, the data form control and P1 group analized by T-Test Independent. The analysis was continued by Post Hoc Multiple Comparisons (LSD) test (α=0,05). Results: Result of One-Way ANOVA showed that there was a significant difference among 4 groups. Result of Post Hoc Multiple Comparisons LSD method showed that there was a significant difference between K-P I, K-P II, K-P III, P I-P II, P II-PIII and P I-PIII (p<0,05). Conclusion: According to this research, we concluded that the feeding of Curcumin Extract (Curcuma longa) was able to decrease the liver cell damage of mice (Mus musculus) but the increase of curcumin extrac dose, twice of first dose was not followed by the increase of protection effect to the liver cell damage of mice which was induced by alcohol (p<0,05).
×
Penulis Utama : Yudhi Prasetyo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0006224
Tahun : 2011
Judul : Pengaruh pemberian ekstrak kunyit kuning (Curcuma longa) dalam mencegah kerusakan hepar Mencit (Mus musculus) yang diinduksi alkohol
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2011
Program Studi : S-1 Pendidikan Dokter
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Ilmu Kedoketran-G.0006224-2011
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Suyatmi,dr.,MBiomed,Sc
2. Dr. Diffah Hanim, Dra., M.Si
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.