Penulis Utama : Hermanu Adi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G.0007085
Tahun : 2010
Judul : Daya Antibakteri Ekstrak Daun Pacar Kuku (Lawsonia inermis L.) terhadap Isolat Klinis Streptococcus β Hemolyticus dari Penderita Tonsilo-Faringitis
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Kedokteran - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Kedokteran Jur.Ilmu Kedokteran-G.0007085-2010
Subyek : PACAR KUKU
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Latar Belakang: Ekstrak Daun Pacar Kuku (Lawsonia inermis L.) mengandung lawsone, 1,4-napthoquinone, flavonoid, dan tanin yang diduga mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya daya antibakteri ekstrak daun pacar kuku terhadap pertumbuhan Streptococcus β Hemolyticus dari pasien tonsilofaringitis di Rumah Sakit Moewardi, Surakarta. Metode: Besar sampel sebanyak 12 biakan Streptococcus β Hemolyticus yang diperoleh dari usap tenggorok penderita tonsilofaringitis diinokulasikan dengan kapas lidi steril pada agar darah untuk uji resistensi. Disk aquadest sebagai kontrol negatif, ekstrak daun pacar kuku dengan kadar 25%, 50%, 75%, 100%, dan disk antibiotik ceftriaxone sebagai kontrol positif diletakkan pada inokulasi, kemudian diukur zona hambatan yang terjadi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun pacar kuku pada kadar 50%, 75%, dan 100% memiliki daya antibakteri. Tetapi, daya antibakteri ekstrak daun pacar kuku lebih lemah dari antibiotik ceftriaxone [p(sig.) < 0,05] Simpulan: Ekstrak daun pacar kuku terbukti dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus β hemolyticus secara in vitro.Kata kunci: Ekstrak daun pacar kuku (Lawsonia inermis L.) – Antibakteri – Streptococcus β Hemolyticus
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
hermanu adi.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Tri Nugraha Susilawati, dr., MMed.
2. Maryani, dr., MSi.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran