Penulis Utama : Kunto Adrianto
Penulis Tambahan : 1. -
2. -
NIM / NIP : I.0106090
Tahun : 2010
Judul : Pengaruh Jenis Serat Limbah Industri Terhadap Nilai Susut Kering Beton Memadat Mandiri Influence Of Type Of Industrial Product Waste Fibres On Drying Shrinkage Of Self Compacting Concrete
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Teknik - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Teknik Jur. Teknik Sipil-I0106090-2010
Subyek : LIMBAH INDUSTRI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Deformasi pada beton memadat mandiri (Self Compacting Concrete, SCC) salah satunya disebabkan oleh susut kering (drying shrinkage). Hal ini dapat menimbulkan retakan-retakan pada struktur dalam jangka waktu yang relatif lama. Susut dan keretakan yang terjadi ini dapat mengurangi kekuatan SCC dalam memikul beban. Penambahan serat merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan dan menangani permasalahan susut kering pada SCC. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hasil pengujian susut kering SCC dengan tambahan serat berbahan limbah kaleng, plastik, dan ban bekas. Limbah industri seperti kaleng, plastik, dan ban bekas diolah menjadi serat untuk dipakai sebagai bahan tambah SCC. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan total benda uji 25 buah. Tiap variasi ada 2-3 benda uji dengan kadar serat 1% dan 1,5% terhadap volume beton. Benda uji yang digunakan adalah balok berukuran 7,5 x 7,5 x 28 cm3. Data yang diamati berupa nilai penyusutan kering yang selanjutnya dianalisis dan di dapat besar penyusutan kering dan prediksi susut kering jangka panjang menggunakan persamaan ACI Committee 209. Dari analisis diperoleh bahwa serat mengurangi besarnya susut kering yang terjadi. Hal ini dikarenakan serat tersebut mampu menahan tegangan tarik pada dinding-dinding kapiler beton yang menyebabkan susut, sehingga jumlah serat yang ada pada SCC dapat mempengaruhi besarnya susut kering yang terjadi. Terdapat persamaan kecenderungan, dimana nilai drying shrinkage dan ultimate shrinkage SCC dengan kadar serat 1% lebih tinggi dibandingkan dengan SCC dengan kadar serat 1,5%. Hal ini menunjukkan semakin banyak jumlah prosentase serat yang terkandung di dalam SCC, maka nilai susut kering semakin kecil. Urutan besarnya susut kering yang terjadi pada SCC tanpa serat, SCC kadar serat 1% maupun SCC kadar serat 1,5% dari yang terbesar sampai terkecil adalah SCC tanpa serat, SCC serat karet kasar, SCC serat karet halus, SCC serat kaleng, dan SCC serat plastik. Kata kunci: beton memadat mandiri, limbah industri, susut kering.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Binder1.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. techn. Ir. Sholihin As’ad, MT
2. Purnawan Gunawan, ST, MT
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik