Penulis Utama : Sumarno
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Faktor-faktor yang mendorong pasangan usia subur memilih alat kontrasepsi dan tempat pelayanan keluarga berencana di desa Sambirejo dan Sidokerto kecamatan Plupuh kabupaten Sragen
Edisi :
Imprint : Surakarta - Program Studi PKLH, Program Pascasarjana UNS - 2005
Kolasi : xvii, 136 hal.: ilus.; tab.; lamp.; 30 cm
Sumber : UNS-Program Pascasarjana NIM. S 8203006-2005
Subyek : PELAYANAN KELUARGA BERENCANA
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Sumarno, Faktor-faktor yang Mendorong Pasangan Usia Subur Memilih Alat Kontrasepsi dan Tempat Pelayanan Keluarga Berencana Di Desa Sambirejo dan Sidokerjo Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen. Tesis : Program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta : 2005. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan dorongan : (1) Faktor besarnya jasa pelayanan terhadap pemilihan alat kontrasepsi dan tempat pelayanan KB. (2) Faktor aksesibilitas terhadap pemilihan alat kontrasepsi dan tempat pelayanan KB. (3) Faktor kualitas pelayanan terhadap pemilihan alat kontrasepsi dan tempat pelayanan KB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi kasus ganda. Teknik cuplikan (sampling) yang digunakan bersifat Purposive sampling. Sumber informasi terdiri dari informan yang dipilih, dokumen kesertaan ber KB, dan tempat pelayanan KB pemerintah dan swasta. Metode pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi langsung dan mencatat dokumen. Untuk menguji validitas data digunakan teknik trianggulasi data dan sumber. Setelah data terkumpul dianalisis dengan teknik analisis interaktif. Berdasarkan data yang terkumpul serta pembahasaannya, maka disampaikan : (1) Besarnya jasa pelayanan mendorong pemilihan alat kontrasepsi dan tempat pelayanan KB, (2) Kebijaksanaan pelayanan KB yang memberikan fasilitas gratis (kepada keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I) belum bisa diaplikasikan di lapangan, (3) Faktor aksesibilitas yang mendorong pemilihan alat kontrasepsi dan tempat pelayanan KB adalah faktor kemudahan sarana transportasi, (4) Sarana pelayanan KB di Kecamatan Plupuh belum memenuhi ketentuan standar yang telah ditetapkan, (5) Pelayanan kontrasepsi tidak didukung pemberian informasi yang memadai, (6) Petugas medis perlu mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan kualitas pelayanan yang baik, (7) Hubungan interpersonal yang baik antara petugas dengan PUS hanya dengan pelayanan swasta, (8) Penanganan tindak lanjut dalam pelayanan KB masih sangat kurang, (9) Konstelasi pelayanan di Kecamatan Plupuh khususnya pelayanan swasta perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan lebih lanjut. Untuk meningkatkan pelayanan KB secara menyeluruh kepada masyarakat khususnya PUS, maka perlu diupayakan : (1) Peningkatan kemandirian ber KB dan pemberian fasilitas kepada keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I, dengan tetap mengupayakan peningkatan kualitas pelayanan, (2) Perlu dibentuk Tim Kegiatan Monitoring dan Evaluasi tempat pelayanan KB yang sudah ada, (3) Perlu memfungsikan tempat pelayanan yang sudah ada, (4) Perlunya dibuat aturan penetapan standar sarana pelayanan, (5) Perlunya ditingkatkan intensitas pemberian informasi bagi PUS terhadap alat kontrasepsi baik melalui penyuluhan masal atau konseling, (6) Perlu program pelatihan untuk peningkatan kemampuan tenaga teknis pelayanan KB, (7) Perlu dikembangkan materi pembinaan interpersonal yang baik, (8) Tempat pelayanan pemerintah dan swasta harus memperhatikan pasca pelayanan KB, menyangkut pemantauan dan penanganan terhadap efek atau dampak yang timbul, (9) Untuk memberikan pelayanan yang maksimal maka Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan KB dan Masyarakat perlu menyusun standar konstelasi pelayanan.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Muh. Bandi, M.Pd.
2. Prof. Drs. D. Sutoyo
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana