Penulis Utama : Nunung Perwitasari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G.0006130
Tahun : 2010
Judul : Pengaruh Pemberian Sari Kunyit Kuning (Curcuma longa) terhadap Kerusakan Sel Hepar Mencit yang Diinduksi Parasetamol.
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Kedokteran - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Kedokteran Jur. Kedokteran-G.0006130-2010
Subyek : SARI KUNYIT KUNING
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kunyit kuning terhadap kerusakan sel hepar mencit yang diinduksi parasetamol dan pengaruh peningkatan dosis sari kunyit kuning terhadap efek proteksinya. Metode penelitian. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan post test only controlled group design. Sampel berupa mencit jantan galur Swiss webster berumur 2-3 bulan dengan berat badan ± 20 gr. Sampel sebanyak 28 ekor dibagi dalam 4 kelompok, masing – masing kelompok terdiri dari 7 ekor mencit. Kelompok kontrol negatif, K(-), mencit hanya diberi aquades. Kelompok kontrol positif, K(+), mencit diberi aquades selama 14 hari berturut – turut dan parasetamol pada hari ke-12, 13, dan 14. Kelompok perlakuan 1, PI, mencit diberi sari kunyit kuning peroral dosis I selama 14 hari berturut-turut, hari ke-12, 13 dan 14 diberikan juga parasetamol. Kelompok perlakuan 2, PII, mencit diberi sari kunyit kuning peroral dosis II selama 14 hari berturut-turut, hari ke-12, 13 dan 14 diberikan juga parasetamol. Hari ke-15, mencit dikorbankan dengan cara dislokasi vertebra servikalis kemudian organ hepar kanan diambil untuk selanjutnya dibuat preparat histologi dengan metode blok parafin dan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Gambaran histologis hepar diamati dan dinilai berdasarkan kerusakan histologis yang berupa inti pyknosis, karyorrhexis dan karyolysis. Data dianalisis dengan menggunakan uji One –Way ANOVA (α = 0,05) dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Multiple Comparasions (LSD) (α = 0,05). Hasil penelitian. Hasil uji Post Hoc Multiple Comparasions (LSD) menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok K(-) – K(+), K(-) – PII, K(+) – PI, K(+) – PII, PI–PII dan menunjukan adanya perbedaan yang tidak bermakna antara kelompok K(-) – PI. Simpulan penelitian. Sari kunyit kuning dapat mengurangi kerusakan sel hepar mencit yang diinduksi parasetamol tetapi pada peningkatan dosis sari kunyit kuning yang melebihi dosis tertentu tidak meningkatkan efek proteksinya terhadap kerusakan sel hepar mencit.
File Dokumen Tugas Akhir : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
nunung.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Muthmainah, dr., MKes
2. Kusmadewi Eka, dr.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran