Penulis Utama : Totok Turisbiyanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S.4210097
Tahun : 2011
Judul : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keuntungan Usaha Industri Kecil So’on Di Kabupaten Klaten (Studi Kasus Di Desa Manjung Kecamatan Ngawen)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2011
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Prodi. Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan-S.4210097-2011
Subyek : TENAGA KERJA
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendapatkan fakta empiris mengenai perkembangan industri kecil yang produktif dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan kata lain, ingin diketahui seberapa besar kesuksesan usaha industri kecil so’on sebagai salah satu usaha yang tetap produktif dan padat karya dapat tumbuh dan berkembang. Secara spesifik bertujuan untuk mengetahui pengaruh 4 variabel bebas (independen) yaitu upah tenaga kerja, modal usaha, biaya pemasaran, dan tingkat pendidikan terhadap variabel terikat (dependen) yaitu keuntungan usaha industri kecil so’on di Desa Manjung Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten. Metode pengumpulan data dilakukan dengan dua hal yaitu data primer dan data sekunder terhadap objek penelitian dari 60 responden. Data ini diproses atau diolah dengan menggunakan Econometric Views (E-Views) version 5.1. Hasil analisa data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel upah tenaga kerja berpengaruh negatif terhadap keuntungan bersih industri kecil so’on. Pengaruh variabel ini terhadap keuntungan bersih adalah signifikan. Setiap ada penambahan upah tenaga kerja sebesar Rp.1,- akan mengurangi keuntungan bersih industri kecil sebesar Rp.0,956120,-. Variabel modal usaha berpengaruhi secara positif dan signifikan terhadap keuntungan bersih industri kecil so’on. Artinya setiap ada penambahan modal usaha sebesar Rp.1,- maka keuntungan bersih industri kecil akan bertambah sebesar Rp.0,187076,-. Artinya bahwa semakin bertambahnya modal usaha maka keuntungan bersih industri kecil semakin bertambah. Variabel biaya pemasaran berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap keuntungan bersih industri kecil so’on, jadi setiap ada penambahan biaya pemasaran sebesar Rp.1,- maka keuntungan bersih industri kecil so’on akan berkurang sebesar Rp. 0,950885,-. Variabel tingkat pendidikan berpengaruh negatif terhadap keuntungan bersih industri kecil so’on. Akan tetapi pengaruh tersebut tidak signifikan terhadap variabel terikatanya. Artinya dalam industri kecil yang dutuhkan adalah ketrampilan dan pengalaman usaha bukan tingkat pendidikan. Kata Kunci : Tenaga Kerja, Modal Usaha, Pemasaran, dan Pendidikan
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Binder2.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Evi Gravitiani, M. Si.
2. Drs. Wahyu Agung Setyo, M. Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana