Penulis Utama : Kusumawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K.1202523
Tahun : 2010
Judul : Analisis pemakaian gaya bahasa pada iklan produk kecantikan perawatan kulit wajah di televisi
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur. Bahasa-K.1202523-2010
Subyek : IKLAN PRODUK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) pemakaian gaya bahasa dalam iklan produk kecantikan perawatan kulit wajah di televisi; (2) tanggapan masyarakat terhadap bahasa yang digunakan pada tayangan iklan produk kecantikan perawatan kulit wajah di televisi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah iklan produk kecantikan perawatan kulit wajah di televisi pada bulan Januari-April 2009 serta informan yaitu masyarakat selaku pemirsa televisi. Penentuan sampling yang dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik rekam, simak, catat dan wawancara mendalam. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi teori dan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) pemakaian gaya bahasa yang digunakan dalam iklan produk kecantikan perawatan kulit wajah di televisi meliputi gaya bahasa: a) personifikasi; b) pertanyaan retoris; c) mesodiplosis; d) anafora; e) klimaks; f) koreksio; g) aliterasi; h) asindenton; i) epistrofa; j) antiklimaks; k) repetisi; l) asonansi; m) anadiplosis; dan n) erotesis. Gaya bahasa yang paling banyak digunakan dalam penayangan iklan tersebut adalah gaya bahasa anafora. Anafora adalah repetisi yang berwujud perulangan kata pertama pada tiap baris atau kalimat berikutnya. Penggunaan gaya bahasa anafora bermaksud menekankan atas produk yang ditawarkan sehingga dapat memudahkan masyarakat untuk mengingatnya, hingga akhirnya membeli produk tersebut; 2) tanggapan masyarakat terhadap pemakaian bahasa pada iklan produk kecantikan perawatan kulit wajah di televisi: a) masyarakat berpendapat bahwa bahasanya menjanjikan dan membujuk, seolah-olah kecantikan yang dimiliki model adalah berkat pemakaian produk iklan kecantikan yang dibintanginya. Hal tersebut sangat mempengaruhi masyarakat untuk membeli produk yang diiklankan agar memiliki kulit wajah seperti model di iklan tersebut; b) masukan yang dapat diberikan kepada pembuat iklan adalah memperhitungkan segi positif dan negatif atas tayangan iklan yang dihasilkan. Dengan demikian tujuan utama dari sebuah periklanan tidak hanya mengedepankan produknya bisa laku laris di pasaran namun juga mampu memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat; c) masukan bagi masyarakat sendiri, adalah tindakan yang paling utama ketika ada iklan produk kecantikan perawatan kulit wajah di televisi agar tidak mudah termakan oleh pemakaian bahasanya yang membujuk. Alangkah baiknya masing- masing pribadi mengetahui kondisi akan kebutuhan perawatan untuk kecantikan kulit wajahnya, dengan demikian keberadaan iklan produk kecantikan perawatan kulit wajah yang tayang di televisi bisa dijadikan pertimbangan. The purpose of this study is to describe: (1) the use of speech in advertisements facial skin care beauty products on television, (2) the story of the language used in beauty product commercials on television facial skin care.This study used descriptive qualitative method. The data in this study were ad facial skin care beauty products on television in January-April 2009 and the informant of the community as television viewers. Determination of sampling undertaken by purposive sampling. Data collection techniques using recording techniques, see, record and in-depth interviews. The validity of the data in this study using triangulation techniques and the theory of triangulation of data. The data analysis technique used is an interactive model. Based on the results of this study concluded: 1) use a style that is used in beauty product ads on television facial skin care includes language styles: a) personification; b) rhetorical question; c) mesodiplosis; d) anaphora; e) climax; f) koreksio ; g) alliteration; h) asindenton; i) epistrofa; j) anticlimax; k) reps; l) asonansi; m) anadiplosis; and n) Erotesis. Style that is most widely used in the ad serving is a style of language anaphora. Anaphora is the repetition of loop form the first word in each row or the next sentence. The use of anaphora intends to emphasize style over the products offered so as to facilitate the public to remember, until finally buying the product; 2) the story of the use of language in advertisements facial skin care beauty products on television: a) The society argues that the language of promise and persuade, as if possessed beauty thanks to the use of the product model is a beauty who starred in the ad. This greatly affects the public to buy the advertised products for the skin as a model in the ad; b) input that can be given to the ad- makers are taking into account positive and negative aspects of ad impressions generated. Thus the main purpose of an advertisement does not promote its products can be sold only in demand in the market but also able to provide useful information for the public; c) inputs for the community itself, is the most important action when there are ads facial skin care beauty products on television that are not easily influenced by the use of language that entices. Would that each person knows the condition of the need for beauty care skin face, thereby advertising the existence of facial skin care beauty products that aired on television can be taken into consideration.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
kusuymawati.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Amir Fuady, M. Hum
2. Dra. Raheni Suhita, M. Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP